Kaur, Bengkulu | Nabireterkini.com-
Dengan adanya kejadian warga desa tanjung aur kecamatan maje kabupaten kaur propinsi bengkulu sakit dan meninggal dunia diangkut menggunakan kendaraan roda dua beberaa waktu yang lalu,Bupati Gusril pausi,S.sos,MAP tidak tinggal diam. ia telah melakukan koordinasi dan kunsultasi ke menteri Lingkungan Hidup dan kehutanan(Menteri LKH) RI dan mengajukan pinjam pakai Hutan kawasan untuk pembangunan jalan tersebut.
Dari hasil koordinasi ke menteri LHK RI, Kamis 09 Oktober,2025,Bupati kaur menerima audensi Dinas lingkungan Hidup dan kehutanan (DLHK) Propinsi Bengkulu.
“Audensi yang dilaksanakan untuk meyakinkan pihak DLHK Propinsi Bengkulu tentang pinjam akai lahan hutan yang akan dibangun jalan menuju pemukiman warga yang ada dilokasi tersebut. Serta memastikan Pemda kaur akan melakukan perawatan daerah aliran sungai (DAS),”
Kata Bupati kaur Gusril pausi ,S.sos,MAP, Kamis 9 Oktober 2025.
Dikatakan Bupati,untuk proses penggunaan kawasan hutan dilokasi tersebut tepatnya di wilayah kecamatan maje kabupaten kaur telah dilakukan .adapun lahan hutan yang diajukan untuk dimanfaatkan sepanjang 28,10 km atau seluas 38,83 Hektare (Ha).
Lahan tersebut kan digunakan untuk embuatan dan pembangunan jalan menuju pemukiman warga yang ada di lokasi itu.apabila izin penggunaan kawasan hutan telah diterima ,Pemda kaur selanjutnya akan melakukan pembangunan jalan,setidaknya jalan bisa dilewati dengan kendaraan roda empat.
Dengan audensi yang akan dilaksanakan bersama DLHK Propinsi Bengkulu ,apa yang menjadi permasalahan tujuan dari izin pengelolaan kawasan hutan tersebut benar – benar bisa terealisasi. Sehingga masyarakat yang ada dilokasi tersebut tifak merasa terisolir lagi.
Reporter: Mery Handoko Luas
