Nabire, Papua Tengah | Nabireterkini.com – Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) Nabire berencana menggelar diskusi publik menjelang 1 Mei 2026.
Kegiatan ini akan berlangsung pada Jumat (1/5/2026) di depan kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah.
Pengarah IPMADO Nabire, Marius Petege, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari konsolidasi tahap kedua yang mereka lakukan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan bahwa diskusi ini akan melibatkan pelajar dan mahasiswa dari berbagai komunitas di Papua Tengah.
“Kami akan melaksanakan diskusi publik sebagai lanjutan dari konsolidasi tahap kedua. Kegiatan ini bertujuan membahas berbagai persoalan yang kami anggap penting, khususnya terkait situasi kemanusiaan di Papua,” ujar Marius saat diwawancarai di Asrama IPMADO Nabire, Rabu (29/4/2026).
Ia memperkirakan jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 50 orang atau lebih, yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa dari sejumlah wilayah di Papua Tengah.
Menurut Marius, forum diskusi ini akan menyoroti sejumlah isu, termasuk tuntutan keadilan bagi warga sipil yang menjadi korban kekerasan di beberapa daerah.
Ia menegaskan bahwa pihaknya ingin mendorong perhatian terhadap penyelesaian kasus-kasus tersebut.
“Kami berharap ada keadilan bagi para korban dan perhatian serius terhadap persoalan yang terjadi di masyarakat,” katanya.
Selain itu, IPMADO juga mengajak peserta untuk menyampaikan pandangan secara terbuka dalam forum diskusi.
Mereka ingin menciptakan ruang dialog yang memungkinkan pertukaran gagasan secara kritis dan konstruktif.
Kegiatan ini direncanakan berlangsung secara terbuka dengan tetap mengedepankan ketertiban dan keamanan.
IPMADO berharap diskusi tersebut dapat berjalan lancar serta memberikan kontribusi pemikiran bagi berbagai pihak. (*)
Penulis : Alvi












