Theo Hesegem Dorong Perlindungan Sipil di Distrik Sinak

- Admin

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo HAM dan YKKMP dipasang berdampingan dengan baliho kemanusiaan di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak. Dok_Istimewa.NT

Logo HAM dan YKKMP dipasang berdampingan dengan baliho kemanusiaan di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak. Dok_Istimewa.NT

Sinak, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memasang baliho kemanusiaan beserta logo Hak Asasi Manusia (HAM) di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sebagai bentuk seruan perlindungan terhadap masyarakat sipil di wilayah konflik.

Pemasangan baliho tersebut berlangsung pada 11–12 Mei 2026 atau sekitar satu bulan setelah peristiwa penembakan terhadap masyarakat sipil di Distrik Kemburu pada 14 April 2026 yang menyebabkan korban meninggal dunia dan luka-luka, termasuk anak-anak, perempuan, dan laki-laki dewasa.

Pasca kejadian itu, sejumlah warga bersama korban luka mengungsi ke Kabupaten Puncak Mulia dan Distrik Sinak akibat rasa takut dan trauma yang mereka alami.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem, mengatakan pemasangan baliho dilakukan sebagai langkah kemanusiaan untuk memberikan perlindungan moral bagi masyarakat sipil di wilayah konflik.

Menurutnya, baliho tersebut memuat pesan mengenai hak-hak masyarakat sipil berdasarkan Hukum Humaniter Internasional (HHI) serta pernyataan masyarakat sipil Distrik Sinak.

“Pesan utama dalam baliho ini adalah agar semua pihak yang terlibat konflik tetap menghormati dan melindungi masyarakat sipil serta menghindari tindakan yang menimbulkan korban jiwa,” ujar Theo Hesegem.

Sebelum pemasangan baliho dilakukan, tim YKKMP terlebih dahulu menggelar koordinasi dengan sejumlah pihak keamanan dan tokoh gereja.

Baca Juga:  Pemkab Nabire Apresiasi Yonif TP 804/DBAY Bangun Sumur Bor di Kampung Wahariah

Pada 2 Mei 2026, tim YKKMP bertemu Dandim 1717/Puncak Himawan dan Dir Intel Polda Papua Tengah Budi Santoso di Timika untuk membahas kondisi masyarakat sipil yang terdampak konflik di Distrik Kemburu.

Selain itu, tim juga berdiskusi dengan pimpinan wilayah Gereja Kemah Injil Indonesia, Hans Wakerwa, serta anggota DPD RI Eka Kristina Yeimo yang berasal dari Distrik Sinak.

Selanjutnya, pada 7 Mei 2026, tim YKKMP melakukan koordinasi dengan Polsek, Koramil, Pos Maleo, dan Pos Habema di Distrik Sinak sebelum pemasangan baliho dilaksanakan.

YKKMP menegaskan bahwa baliho dan logo HAM yang dipasang bukan simbol kepentingan kelompok tertentu, melainkan bentuk seruan kemanusiaan agar seluruh pihak yang terlibat konflik menghormati keselamatan masyarakat sipil.

Ketua Klasis GKII Wilayah Sinak, Jas Murib, mengapresiasi langkah kemanusiaan tersebut.

Menurutnya, masyarakat Sinak selama ini hidup dalam ketakutan akibat situasi konflik yang berkepanjangan.

Ia menilai keberadaan baliho kemanusiaan tersebut memberikan harapan baru dan rasa perlindungan bagi masyarakat sipil di Distrik Sinak.

Selain di Sinak, YKKMP sebelumnya juga memasang baliho serupa di sejumlah wilayah konflik lain seperti Distrik Tangma di Yahukimo, Distrik Melagi di Lanny Jaya, serta Distrik Giarek dan Pasir Putih di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT