Putra Napan Papua Tengah, Marthen Luther Wengge Wakili Indonesia di Asia Arts Festival 2026 Singapura

- Admin

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marthen Luther Wengge atau Rambo Wengge, putra asli Kampung Napan, Kabupaten Nabire, usai meraih gelar Juara Battle Dance Fusion IWDF 2026 yang mengantarkannya menjadi delegasi Indonesia pada Asia Arts Festival 2026 di Singapura. Dok_AR.NT

Marthen Luther Wengge atau Rambo Wengge, putra asli Kampung Napan, Kabupaten Nabire, usai meraih gelar Juara Battle Dance Fusion IWDF 2026 yang mengantarkannya menjadi delegasi Indonesia pada Asia Arts Festival 2026 di Singapura. Dok_AR.NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Dari sebuah kampung di pesisir Papua Tengah, lahir mimpi besar yang kini menembus panggung internasional. Marthen Luther Wengge, yang akrab disapa Rambo, putra asli Kampung Napan, Kabupaten Nabire, berhasil mengharumkan nama Papua Tengah setelah meraih gelar Juara Battle Dance Fusion pada ajang Indonesia World Dance Festival (IWDF) 2026 di Jakarta.

Prestasi tersebut menjadi momen bersejarah, bukan hanya bagi Marthen dan keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat Papua Tengah yang selama ini terus berharap semakin banyak anak daerah mampu bersinar di tingkat nasional maupun internasional.

Berkat kemenangan itu, Marthen resmi terpilih sebagai delegasi Indonesia pada ajang bergengsi 13th Asia Arts Festival 2026 yang akan berlangsung pada 9 hingga 12 Juli 2026 di SOTA Concert Hall, Singapura.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ajang Indonesia World Dance Festival 2026 yang berlangsung di Gedung Pos Bloc Jakarta mempertemukan para penari berbakat dari berbagai provinsi di Indonesia.

Sebelum memasuki kompetisi, seluruh peserta mengikuti workshop dan pembinaan intensif sejak 27 Mei 2026 guna meningkatkan kemampuan teknik, kreativitas, serta kualitas penampilan mereka.

Di tengah persaingan yang ketat, Marthen tampil penuh percaya diri. Ia tidak hanya menampilkan kemampuan menari yang memukau, tetapi juga membawa semangat dan identitas anak muda Papua yang pantang menyerah dalam mengejar mimpi.

Berdasarkan Surat Keterangan Nomor: 001/SK-YRSD/IWDF/II/2026 yang diterbitkan Yayasan Rosmala Sari Dewi pada 30 Mei 2026, Marthen berhasil mengungguli peserta lainnya dan dinobatkan sebagai Juara Battle Dance Fusion IWDF 2026.

Kemenangan tersebut sekaligus membuka jalan baginya untuk membawa nama Indonesia dan Papua Tengah ke panggung dunia melalui Asia Arts Festival 2026 di Singapura.

Manager Marthen, Anjani, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia berharap seluruh masyarakat Papua Tengah, pemerintah daerah, serta berbagai pihak dapat memberikan doa dan dukungan agar Marthen mampu tampil maksimal saat membawa Merah Putih di hadapan peserta dari berbagai negara.

“Kami memohon doa restu dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah serta seluruh masyarakat agar Marthen Rambo Wengge dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa nama Papua Tengah serta Indonesia semakin dikenal di tingkat internasional,” ujar Anjani.

Baca Juga:  Satgas Damai Cartenz dan Polres Nabire Gelar Razia Malam

Usai kompetisi nasional berakhir, Marthen bersama tim langsung melanjutkan berbagai persiapan menuju Singapura.

Mulai dari pengurusan paspor hingga kebutuhan administrasi lainnya berhasil diselesaikan pada 2 hingga 4 Juni 2026 berkat dukungan berbagai pihak yang ikut percaya pada potensinya.

Sementara itu, Founder dan Director Indonesia World Dance Festival 2026 sekaligus Ketua Yayasan Rosmala Sari Dewi, Dr. Rosmala Sari Dewi, S.Sn., M.Sn., memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan semangat yang ditunjukkan Marthen selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Kami bangga memiliki talenta muda seperti Marthen Rambo Wengge yang mampu bersaing dan berprestasi. Selain itu, Marthen menjadi delegasi pertama dari Papua yang berhasil kami bawa ke ajang internasional. Semoga keikutsertaannya di Singapura nanti dapat membawa pulang kemenangan dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ungkapnya.

Bagi masyarakat Papua Tengah, keberhasilan Marthen memiliki makna yang lebih besar dari sekadar kemenangan dalam sebuah kompetisi.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa anak-anak Papua memiliki kemampuan, kreativitas, dan daya saing yang mampu berdiri sejajar dengan talenta terbaik dari berbagai daerah bahkan berbagai negara.

Melalui seni, Marthen menunjukkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Sebaliknya, kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk melangkah menjadi kunci untuk membuka pintu kesempatan yang lebih luas.

Kini, ketika langkahnya mengarah ke Singapura, Marthen tidak berjalan sendiri. Ia membawa doa orang tua, dukungan masyarakat Napan, kebanggaan Kabupaten Nabire, semangat Papua Tengah, dan harapan Indonesia.

Dari Napan menuju panggung dunia, Marthen Luther Wengge telah membuktikan bahwa mimpi anak Papua mampu menembus batas negara. Dan ketika ia berdiri di Asia Arts Festival 2026 nanti, yang tampil bukan hanya seorang penari muda, melainkan simbol harapan bahwa generasi Papua mampu menginspirasi dunia melalui karya dan prestasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Retribusi Sampah CFD Nabire Dipersoalkan, UMKM Minta Bayar Saat Jualan
Potensi Laut Papua Tengah Dipetakan Lewat SIBAPATENGA
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Senin, 28 September 2026 - 17:40 WIT

Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang

Senin, 28 September 2026 - 17:21 WIT

DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT