Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaida, SE, membuka kegiatan Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Provinsi Papua Tengah 2026 di Nabire, Senin (24/8/2026).
Dalam sambutannya, Nurhaida mengatakan GSI menjadi momentum penting untuk mencari dan membina bibit-bibit muda sepak bola dari berbagai kabupaten di Papua Tengah.
Ia mengapresiasi para peserta yang telah memilih berlatih dan mempersiapkan diri mengikuti kompetisi. Menurutnya, kerja keras, kedisiplinan, dan ketekunan menjadi modal penting bagi atlet muda untuk meraih prestasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau kita disiplin dan kerja keras, pasti kita juga bisa,” ujar Nurhaida kepada para peserta.
Nurhaida juga mengingatkan para pemain agar menjadikan GSI sebagai ajang pembentukan karakter. Ia menekankan pentingnya sportivitas, kejujuran, kesabaran, kerja sama tim, serta kesiapan mental selama pertandingan.
“Menang atau kalah adalah hal biasa. Tetapi semangat untuk terus berjuang adalah yang paling penting,” katanya.
Ia juga meminta pelatih dan pendamping memberikan dukungan tanpa memberikan tekanan berlebihan kepada pemain. Menurutnya, pertandingan merupakan ruang bagi anak-anak untuk belajar mengelola emosi, bekerja sama, dan menghargai lawan.
Nurhaida berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan pemain muda yang mampu membawa nama Papua Tengah ke tingkat nasional, bahkan internasional.
“Siapa tahu salah satu di antara kita nanti menjadi pemain nasional atau pemain internasional,” ujarnya.
Selain itu, Nurhaida meminta seluruh peserta menjaga kondisi fisik dan beristirahat cukup selama mengikuti kompetisi. Ia mengingatkan para atlet agar fokus menghadapi pertandingan hingga rangkaian GSI Papua Tengah selesai.
GSI tingkat Provinsi Papua Tengah 2026 diikuti perwakilan dari lima kabupaten, yakni Mimika, Intan Jaya, Paniai, Deiyai, dan Nabire. Kompetisi berlangsung pada 24–28 Agustus 2026 di Nabire. (*)
Penulis : Arief Aw













