Jakarta || Nabireterkini.com — Semangat membangun Tanah Papua terasa kuat saat enam gubernur berkumpul dalam satu meja strategis di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Mereka datang dengan satu tujuan yang sama: memastikan setiap kebijakan benar-benar menyentuh kehidupan rakyat.
Gubernur Papua Tengah yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua memimpin langsung pertemuan strategis tersebut. Ia bersama lima gubernur lainnya menyuarakan kondisi nyata di daerah, sekaligus mendorong solusi konkret yang bisa mempercepat pembangunan, (13/4/2026).
Para gubernur memaparkan berbagai tantangan yang masih dihadapi, terutama di provinsi-provinsi baru. Mereka menyoroti kebutuhan mendesak untuk memperkuat fondasi pelayanan dasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Infrastruktur yang merata, akses pendidikan yang berkualitas, serta layanan publik yang lebih baik menjadi fokus utama yang terus mereka dorong.
Selain itu, para kepala daerah menegaskan pentingnya pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang lebih tepat sasaran. Mereka ingin setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar memberi dampak nyata.
Dengan pengelolaan yang efektif, mereka optimistis angka kemiskinan dapat ditekan, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi.
Pertemuan ini juga menunjukkan kekuatan kolaborasi. Enam gubernur hadir dengan semangat yang sama untuk mengawal kebijakan fiskal yang berpihak kepada rakyat.
Mereka terus mendorong sistem keuangan yang lebih cepat, transparan, dan responsif agar pembangunan di Papua dapat berjalan tanpa hambatan.
Lebih dari sekadar pertemuan formal, audiensi ini menjadi simbol harapan. Harapan tentang Papua yang terus bergerak maju, tentang masyarakat yang mendapatkan haknya secara adil, dan tentang masa depan yang dibangun bersama dengan komitmen dan kerja nyata.
Dengan koordinasi yang semakin solid antara pemerintah pusat dan daerah, para gubernur percaya pembangunan di Tanah Papua akan berjalan lebih efektif.
Mereka melangkah dengan keyakinan bahwa kesejahteraan bukan sekadar tujuan, tetapi hasil dari kerja bersama yang konsisten dan berkelanjutan. (*)












