Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Panas matahari menyengat landasan saat pesawat TNI AU yang membawa Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mendarat di Bandara Douw Aturure, Senin (20/4/2026).
Dari titik itu, rangkaian kunjungan kerja di Nabire dimulai—mengalir dari pengamanan ketat hingga sentuhan hangat kepada masyarakat.
Setibanya di bandara, Wapres disambut jajaran pemerintah daerah, unsur TNI dan Polri, termasuk Kapolda Papua Tengah. Aparat Polres Nabire mengerahkan sekitar 200 personel untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan. Pasukan pengamanan, termasuk Paspampres, tampak siaga mengawal setiap pergerakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, iring-iringan kendaraan bergerak menuju Pelabuhan Samabusa. Sepanjang jalur yang dilalui, pengawalan berlangsung ketat. Batu kerikil di tepi jalan, deretan pohon hijau, serta aktivitas warga menjadi saksi perjalanan yang membawa misi pembangunan dan pelayanan publik.
Di Dermaga Samabusa, suasana berubah hangat. Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, bersama Bupati Nabire, Mesak Magai, Forkopimda, dan pejabat daerah lainnya menyambut kedatangan Wapres. Di antara deretan tamu, anak-anak sekolah berdiri rapi, menunggu dengan penuh harap.
Langkah Wapres mendekat diiringi suara ombak dan angin sepoi-sepoi khas pesisir. Senyum anak-anak pun pecah saat Wapres menyapa dan membagikan perlengkapan sekolah. Buku, pensil, dan alat tulis sederhana itu seketika menjadi sumber kebahagiaan dan semangat baru bagi mereka.
Kunjungan kemudian berlanjut ke kawasan pusat pemerintahan Wanggar. Di lokasi ini, Wapres meninjau pembangunan rumah susun (rusun) ASN yang menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik di Papua Tengah.
Proyek rusun ASN tersebut menggunakan skema Multi Years Contract (MYC) 2024–2025. Pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan tepat waktu agar ASN dapat segera menempati hunian yang layak dan mendukung kinerja pelayanan kepada masyarakat.
Pejabat teknis menjelaskan, progres pembangunan telah memasuki tahap akhir. Pemerintah merencanakan penyerahan rusun ASN kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada Juni atau Juli 2026.
Di tengah pengawalan ketat dan agenda resmi, kunjungan ini menghadirkan gambaran utuh: negara hadir melalui pembangunan infrastruktur sekaligus melalui sentuhan langsung kepada masyarakat. Jurnalis yang mengikuti rangkaian kegiatan pun mencatat setiap detail—dari langkah di landasan panas hingga senyum anak-anak di tepi laut Samabusa.
Pada akhirnya, dari Nabire, langkah Wapres tidak hanya menapaki jalur kunjungan kerja, tetapi juga merangkai pesan tentang pemerataan pembangunan, penguatan pelayanan publik, dan harapan yang tumbuh di Tanah Papua.
Editor : Arief Aw












