Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John Gobai, meminta anggota DPR RI Dapil Papua Tengah, Soedeson Tandra, membawa aspirasi masyarakat terkait situasi keamanan dan kasus kekerasan di Papua Tengah ke tingkat nasional melalui Komisi III DPR RI.
Permintaan tersebut disampaikan saat DPR Papua Tengah menyerahkan dokumen aspirasi masyarakat kepada Soedeson Tandra di Surya Manik, Nabire, Senin (11/5/2026), usai menerima aspirasi massa aksi terkait kasus di Dogiyai.
John Gobai menegaskan masyarakat Papua Tengah terus memberikan perhatian serius terhadap berbagai kasus kekerasan yang terjadi di wilayah konflik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, ia meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
“Kasus Dogiyai harus dibongkar dan para pelaku harus dihukum. Itu aspirasi utama masyarakat yang tadi disampaikan,” ujarnya.
Selain itu, ia menjelaskan persoalan keamanan tidak hanya terjadi di Dogiyai, tetapi juga di sejumlah wilayah lain di Papua Tengah seperti Puncak Jaya dan Puncak yang masih menghadapi konflik bersenjata.
Oleh sebab itu, DPR Papua Tengah meminta Soedeson Tandra sebagai anggota Komisi III DPR RI mengusulkan pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPR Papua Tengah dan pemerintah daerah dari wilayah terdampak konflik.
“Kami meminta setelah masa reses ini, Komisi III DPR RI dapat mengadakan RDP dan mengundang DPR Papua Tengah bersama daerah-daerah seperti Dogiyai, Puncak Jaya, dan Puncak untuk menyampaikan langsung kondisi di Papua Tengah,” kata John Gobai.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar pemerintah pusat dapat mendengar langsung kondisi masyarakat di lapangan sekaligus mencari solusi nyata demi menciptakan keamanan dan kedamaian di Papua Tengah.
Di sisi lain, John Gobai menekankan Papua Tengah sebagai daerah otonomi baru membutuhkan percepatan pembangunan yang harus berjalan dalam situasi aman dan kondusif.
“Kita harus memastikan kehadiran negara melalui pembangunan yang benar-benar menyentuh masyarakat,” tambahnya.
DPR Papua Tengah juga meminta aparat penegak hukum membuka proses penanganan kasus Dogiyai secara transparan, baik terkait meninggalnya anggota kepolisian maupun lima warga sipil dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, John Gobai memastikan DPR Papua Tengah terus mengawal perkembangan kasus bersama pihak kepolisian agar proses hukum berjalan adil dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
“Kami terus berkomunikasi dengan pihak Polda agar kasus ini dapat dibuka secara terang-benderang demi memberikan keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan meningkatnya perhatian publik terhadap situasi keamanan di Papua Tengah, DPR Papua Tengah berharap pemerintah pusat segera menghadirkan langkah nyata untuk menciptakan stabilitas keamanan sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah Papua Tengah. (*)












