NABIRE, PAPUA TENGAH || Nabireterkini.com – Kepala Suku Besar Suku Gwoa/Goa Arita, Sefnat Manewasi, mengimbau masyarakat Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Imbauan tersebut disampaikan Sefnat saat bertemu dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat Kampung Samabusa, Selasa (25/8/2026).
Menurutnya, kondisi kemarau menyebabkan sejumlah wilayah menjadi lebih kering sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta warga memperhatikan setiap aktivitas yang melibatkan penggunaan api.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bagi yang merokok, agar lebih berhati-hati. Jangan membuang puntung rokok sembarangan karena dapat menjadi sumber api,” kata Sefnat.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak meninggalkan api setelah membakar sampah. Masyarakat diminta memastikan api benar-benar padam untuk mencegah penyebaran api dan kebakaran di lingkungan sekitar.
Selain itu, Sefnat meminta warga memperhatikan penggunaan api saat memasak. Ia mengimbau para ibu memastikan kompor telah dimatikan setelah selesai digunakan.
“Setelah selesai memasak, api harus dipadamkan atau disiram air. Jangan sampai api kecil menjadi penyebab kebakaran,” ujarnya.
Sefnat juga meminta para orang tua mengawasi anak-anak serta memberikan pemahaman mengenai bahaya bermain api. Menurutnya, upaya pencegahan perlu dimulai dari lingkungan keluarga.
“Si jago merah tidak pandang bulu. Karena itu, kita semua harus menggunakan api secara bijak dan mencegah kebakaran sejak dini,” tegasnya.
Ia menambahkan, masyarakat perlu memperhatikan kondisi di sekitar rumah dan lingkungan kampung. Warga diharapkan segera melaporkan setiap aktivitas atau kondisi yang berpotensi memicu kebakaran.
Menjaga Kamtibmas
Selain mengingatkan masyarakat mengenai bahaya Karhutla, Sefnat mengajak warga Kampung Samabusa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Sebaliknya, setiap persoalan diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan cara-cara yang baik.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat,” pesannya.
Sefnat juga meminta para orang tua memberikan perhatian dan pengawasan kepada anak-anak agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat mengganggu keamanan lingkungan.
Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, warga dan aparat perlu membangun komunikasi serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Sefnat berharap masyarakat Kampung Samabusa dapat melaksanakan imbauan tersebut secara bersama-sama. Dengan kepedulian dan semangat kebersamaan, ia optimistis lingkungan kampung dapat terhindar dari kebakaran sekaligus mempertahankan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Jika masyarakat bersatu, saling mengingatkan, dan menjaga lingkungan, kampung kita akan tetap aman, nyaman, serta terhindar dari berbagai persoalan,” pungkasnya. (*)
Penulis : Arief Aw













