Paniai, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Sebelas korban meninggal dunia dalam kebakaran yang melanda kawasan Pasar Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua Tengah.
Tim DVI menyelesaikan proses identifikasi pada Selasa (8/9/2026), sehari setelah kebakaran terjadi. Seluruh jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Nabire.
Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah, Kompol Henry J. Manurung, mengatakan tim melakukan pemeriksaan post mortem terhadap seluruh jenazah. Proses tersebut berlangsung lancar hingga petugas berhasil memastikan identitas 11 korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tim DVI telah melakukan pemeriksaan post mortem terhadap 11 jenazah korban kebakaran. Kegiatan berjalan lancar sehingga berhasil mengidentifikasi masing-masing korban yang mengalami luka bakar lebih dari 80 persen,” kata Henry.
Menurut Henry, tim mencocokkan sejumlah karakteristik dalam proses identifikasi. Pemeriksaan meliputi ciri fisik, usia, tinggi badan, kondisi gigi, serta barang atau properti yang ditemukan pada korban.
11 Korban Berhasil Diidentifikasi
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Tim DVI memastikan identitas seluruh korban yang meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Sebelas korban terdiri atas lima orang dewasa dan enam anak-anak, yakni:
- Najamuddin (70)
- Wandi (36)
- Hasyim (30)
- Rizka Falma (28), istri Hasyim
- Herlina (30), istri Wandi
- Aska (9), anak Wandi
- Abie (6), anak Wandi
- Adit (5), anak Wandi
- Ardi (9), anak Hasyim
- Icha (6), anak Hasyim
- Ai Yusuf (2), anak Hasyim
Setelah seluruh identitas korban dipastikan, keluarga membawa jenazah ke Kabupaten Nabire untuk menjalani prosesi pemakaman.
“Berdasarkan keputusan pihak keluarga, para korban rencananya hari ini akan dimakamkan di pemakaman Muslim di Kimi,” ujar Henry.
Sebelum dimakamkan, seluruh jenazah telah berada di Nabire dan sempat disemayamkan di salah satu masjid di Samabusa.
Kebakaran Terjadi Dini Hari
Kebakaran melanda kawasan Pasar Kampung Bapouda pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 00.25 WIT.
Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain karena rumah dan kios di kawasan tersebut berdiri berdekatan. Sedikitnya 48 rumah dan kios dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut.
Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api. Setelah api berhasil dipadamkan, aparat bersama tim terkait melakukan pemeriksaan terhadap bangunan yang terdampak.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 11 korban meninggal dunia. Sebagian besar korban mengalami luka bakar parah.
Identifikasi Memastikan Korban Dipulangkan kepada Keluarga
Proses identifikasi yang dilakukan Tim DVI menjadi bagian penting dalam penanganan bencana kebakaran tersebut.
Selain memastikan identitas korban, proses ini memberikan kepastian kepada keluarga dan memungkinkan jenazah dipulangkan untuk dimakamkan sesuai keputusan keluarga.
Polda Papua Tengah melalui Tim DVI terus melakukan penanganan sesuai prosedur terhadap para korban kebakaran. Sementara itu, penyelidikan mengenai penyebab kebakaran masih berlangsung sebagai bagian dari penanganan kepolisian.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran di kawasan Pasar Kampung Bapouda. (*)
Penulis : Arief Aw
Sumber Berita: Humas Polda Papua Tengah













