11 Korban Kebakaran Paniai Teridentifikasi, Lima Dewasa dan Enam Anak

- Admin

Rabu, 9 September 2026 - 22:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim DVI Polda Papua Tengah melakukan proses identifikasi terhadap korban kebakaran di kawasan Pasar Kampung Bapouda, Paniai Timur. Sebanyak 11 korban berhasil diidentifikasi dan akan dimakamkan di Nabire. Dok_HPPT. NT

Tim DVI Polda Papua Tengah melakukan proses identifikasi terhadap korban kebakaran di kawasan Pasar Kampung Bapouda, Paniai Timur. Sebanyak 11 korban berhasil diidentifikasi dan akan dimakamkan di Nabire. Dok_HPPT. NT

Paniai, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Sebelas korban meninggal dunia dalam kebakaran yang melanda kawasan Pasar Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua Tengah.

Tim DVI menyelesaikan proses identifikasi pada Selasa (8/9/2026), sehari setelah kebakaran terjadi. Seluruh jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Nabire.

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah, Kompol Henry J. Manurung, mengatakan tim melakukan pemeriksaan post mortem terhadap seluruh jenazah. Proses tersebut berlangsung lancar hingga petugas berhasil memastikan identitas 11 korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim DVI telah melakukan pemeriksaan post mortem terhadap 11 jenazah korban kebakaran. Kegiatan berjalan lancar sehingga berhasil mengidentifikasi masing-masing korban yang mengalami luka bakar lebih dari 80 persen,” kata Henry.

Menurut Henry, tim mencocokkan sejumlah karakteristik dalam proses identifikasi. Pemeriksaan meliputi ciri fisik, usia, tinggi badan, kondisi gigi, serta barang atau properti yang ditemukan pada korban.

11 Korban Berhasil Diidentifikasi

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Tim DVI memastikan identitas seluruh korban yang meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Sebelas korban terdiri atas lima orang dewasa dan enam anak-anak, yakni:

  1. Najamuddin (70)
  2. Wandi (36)
  3. Hasyim (30)
  4. Rizka Falma (28), istri Hasyim
  5. Herlina (30), istri Wandi
  6. Aska (9), anak Wandi
  7. Abie (6), anak Wandi
  8. Adit (5), anak Wandi
  9. Ardi (9), anak Hasyim
  10. Icha (6), anak Hasyim
  11. Ai Yusuf (2), anak Hasyim

Setelah seluruh identitas korban dipastikan, keluarga membawa jenazah ke Kabupaten Nabire untuk menjalani prosesi pemakaman.

Baca Juga:  KADIN Papua Tengah Dorong Tujuh Langkah Hadapi Kekeringan dan Karhutla

“Berdasarkan keputusan pihak keluarga, para korban rencananya hari ini akan dimakamkan di pemakaman Muslim di Kimi,” ujar Henry.

Sebelum dimakamkan, seluruh jenazah telah berada di Nabire dan sempat disemayamkan di salah satu masjid di Samabusa.

Kebakaran Terjadi Dini Hari

Kebakaran melanda kawasan Pasar Kampung Bapouda pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 00.25 WIT.

Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain karena rumah dan kios di kawasan tersebut berdiri berdekatan. Sedikitnya 48 rumah dan kios dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut.

Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api. Setelah api berhasil dipadamkan, aparat bersama tim terkait melakukan pemeriksaan terhadap bangunan yang terdampak.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 11 korban meninggal dunia. Sebagian besar korban mengalami luka bakar parah.

Identifikasi Memastikan Korban Dipulangkan kepada Keluarga

Proses identifikasi yang dilakukan Tim DVI menjadi bagian penting dalam penanganan bencana kebakaran tersebut.

Selain memastikan identitas korban, proses ini memberikan kepastian kepada keluarga dan memungkinkan jenazah dipulangkan untuk dimakamkan sesuai keputusan keluarga.

Polda Papua Tengah melalui Tim DVI terus melakukan penanganan sesuai prosedur terhadap para korban kebakaran. Sementara itu, penyelidikan mengenai penyebab kebakaran masih berlangsung sebagai bagian dari penanganan kepolisian.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran di kawasan Pasar Kampung Bapouda. (*)

Penulis : Arief Aw

Sumber Berita: Humas Polda Papua Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT