Momentum HUT ke-2, Polda Papua Tengah Siap Hadapi Tantangan Keamanan

- Admin

Rabu, 29 April 2026 - 16:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya setelah pemotongan tumpeng HUT Polda Papua Tengah yang ke-2 di lingkungan Mapolda Papua Tengah jalan Pepera-Nabire. Rabu (29/4/2026). Dok/Alvi

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya setelah pemotongan tumpeng HUT Polda Papua Tengah yang ke-2 di lingkungan Mapolda Papua Tengah jalan Pepera-Nabire. Rabu (29/4/2026). Dok/Alvi

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Polda Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk hadir melayani masyarakat saat memperingati hari jadi ke-2 pada Rabu (29/4/2026).

Momentum ini menjadi pijakan penting untuk memperkuat pengabdian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di wilayah Papua Tengah.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, memimpin langsung kegiatan syukuran yang berlangsung di ruang kerjanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa usia dua tahun bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi untuk membangun institusi yang semakin profesional dan humanis.

Ia menjelaskan bahwa tanggal 29 April ditetapkan sebagai hari lahir Polda Papua Tengah berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor 677/IV/2024 tentang pembentukan Polda Papua Tengah.

Menurutnya, tema “Polda Papua Tengah Hadir untuk Masyarakat” harus diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan.

“Di usia ke-2 ini, kami ingin memastikan kehadiran Polda benar-benar dirasakan melalui pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujar Jermias.

Kapolda menekankan pentingnya keteladanan pimpinan dalam membangun budaya kerja. Ia mengajak seluruh personel untuk menanamkan niat tulus dalam setiap pelayanan, sehingga kepercayaan masyarakat dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Niat baik yang diwujudkan dalam pelayanan akan menular dan dirasakan masyarakat. Itu yang ingin kami bangun,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti tantangan kamtibmas di Papua Tengah yang masih dinamis, terutama di sejumlah wilayah yang menghadapi konflik. Ia menegaskan bahwa penyelesaian masalah keamanan membutuhkan kerja sama lintas sektor.

Ia mengajak pemerintah daerah, DPR, MRP, serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi aman dan kondusif.

“Tahun ini kami fokus menyelesaikan konflik dan menjaga stabilitas kamtibmas agar pembangunan serta pemberdayaan ekonomi dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Di sisi lain, Jermias juga mengungkapkan tantangan internal yang masih dihadapi, terutama terkait kebutuhan markas definitif dan jumlah personel.

Saat ini, Polda Papua Tengah memiliki sekitar 4.000 anggota, sementara kebutuhan ideal mencapai 16.000 personel.

Kondisi tersebut mendorong pihaknya untuk terus berupaya meningkatkan kapasitas organisasi. Ia berharap dukungan Mabes Polri dan masyarakat Papua Tengah agar pelayanan kepolisian semakin maksimal.

Baca Juga:  Langkah Awal Kapolda Papua Tengah Diiringi Prosesi Kehormatan

Melalui momentum HUT ke-2 ini, Polda Papua Tengah menegaskan langkah ke depan untuk menjadi institusi yang lebih kuat, responsif, dan dekat dengan masyarakat.Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menggelar syukuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 di ruang kerja Kapolda, Rabu (29/4/2026).

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda menjelaskan bahwa peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pengabdian Polri di wilayah Papua Tengah.

Ia menyebut tanggal 29 April sebagai hari lahir Polda Papua Tengah, merujuk pada Keputusan Kapolri Nomor 677/IV/2024 tentang pembentukan Polda Papua Tengah.

“Di usia ke-2 ini, kami mengusung tema ‘Polda Papua Tengah Hadir untuk Masyarakat’. Kehadiran kami harus dirasakan langsung melalui pelayanan di tengah masyarakat,” ujar Jermias.

Ia menekankan bahwa meskipun organisasi masih tergolong muda, seluruh personel harus menunjukkan profesionalitas dan kedewasaan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya keteladanan pimpinan dalam membangun budaya pelayanan.

Selain itu, Kapolda menyoroti tantangan kamtibmas di sejumlah wilayah Papua Tengah yang masih menghadapi konflik.

Ia menyatakan bahwa penyelesaian konflik membutuhkan kerja sama lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, DPR, MRP, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami fokus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif agar pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan,” katanya.

Di sisi lain, Kapolda mengungkapkan kebutuhan penguatan kelembagaan, terutama pembangunan markas Polda definitif dan penambahan jumlah personel.

Saat ini, jumlah personel Polda Papua Tengah sekitar 4.000 anggota, sementara kebutuhan ideal diperkirakan mencapai 16.000 personel.

Ia berharap dukungan dari Mabes Polri dan masyarakat Papua Tengah agar pelayanan kepolisian dapat berjalan lebih optimal.

Semangat pengabdian terus tumbuh seiring harapan masyarakat akan keamanan dan pelayanan yang lebih baik. (*)

Penulis : Alvi

Editor : Arief Aw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru