Nabire, Papua Tengah || Nabiretekini.com — Sat Reskrim Polres Nabire melalui Tim Resmob kembali berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kabupaten Nabire.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang mahasiswa yang diduga terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor milik warga.
Penangkapan dilakukan pada Senin (4/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIT setelah Tim Resmob Polres Nabire menerima laporan masyarakat terkait kasus curanmor di area Bilyar Koteka, Jalan Ampera, Kelurahan Karang Tumaritis, Distrik Nabire.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasi penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Nabire IPTU Bogi Transtanto, S.H., didampingi Wakanit Resmob BRIPKA Yusring.
Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan pelaku berinisial YK alias YULI, seorang mahasiswa asal Paniai.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui keterlibatannya dalam aksi pencurian sepeda motor milik korban bernama Johan Edwart Tamoni.
Peristiwa pencurian itu terjadi pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 07.30 WIT.
Saat itu korban bersama rekannya sedang bermain biliar di Bilyar Koteka.
Namun, setelah selesai bermain dan hendak pulang, korban terkejut karena sepeda motor miliknya jenis Honda Beat Sporty CBS warna hitam dengan nomor polisi PT 3112 B sudah hilang dari area parkiran.
Dari hasil interogasi, pelaku mengaku menemukan kunci motor korban yang terjatuh di depan pintu tempat biliar.
Melihat situasi tersebut, pelaku kemudian mengambil kunci dan menyerahkannya kepada rekannya berinisial Meki Pikey untuk membawa kabur sepeda motor korban menuju wilayah Samabusa.
Selain itu, polisi juga mengungkap bahwa sepeda motor hasil curian tersebut telah dijual oleh pelaku lain seharga Rp3 juta.
Saat ini, Tim Resmob Polres Nabire masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang identitasnya telah diketahui.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam merek Infinix, sepasang sepatu futsal, tas sepatu, buku, gelang rotan, dan tas noken.
Kasat Reskrim Polres Nabire menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap berbagai tindak kriminal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Polres Nabire berkomitmen menindak tegas setiap pelaku tindak pidana demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya. (*)
Sumber Berita: Humas












