Kepala Suku Moora: Merah Putih Direbut dengan Perjuangan, Wajib Kita Jaga

- Admin

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Kepala Suku Moora, Donatus Sembor, mengajak masyarakat Kabupaten Nabire untuk memaknai kemerdekaan dengan memperkuat persatuan, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Pesan tersebut disampaikan Donatus saat pembukaan lomba panjat pinang dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Sanoba, Kabupaten Nabire, Senin (17/8/2026).

Saat diwawancarai Nabireterkini.com, Donatus menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan seharusnya melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kegiatan seperti lomba panjat pinang bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda.

Donatus kemudian mengenang pengalamannya saat menjabat sebagai lurah di wilayah Sanoba pada era 1990-an.

Pengalaman tersebut, katanya, menjadi pelajaran berharga dalam membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya dilantik pada 26 Agustus 1992 sebagai salah satu aparatur yang bertugas dalam proses pemekaran desa di Provinsi Irian Jaya pada masa itu.

Setelah pelantikan, pemerintah menambah satu kelurahan sehingga jumlah kelurahan menjadi enam di wilayah Kabupaten Paniai saat itu.

Donatus bersama seorang lurah lainnya kemudian mendapat tugas untuk merintis wilayah Waroki dan Sanoba.

Selama menjalankan tugas, Donatus bersama istri dan perangkat kelurahan aktif menggerakkan masyarakat melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti perlombaan, sepak bola mini antar-RT, hingga kerja bakti membersihkan lingkungan.

“Pengalaman adalah guru terbaik. Waktu saya menjabat, bersama istri dan perangkat, setiap bulan Juli kami sudah mulai mengadakan kegiatan untuk menyambut 17 Agustus,” ujar Donatus.

Menurut Donatus, meskipun pada masa itu dukungan anggaran sangat terbatas, masyarakat tetap mampu menjalankan berbagai kegiatan secara mandiri. Ia menyebut dana bantuan desa saat itu hanya sekitar Rp1,5 juta.

Dengan keterbatasan tersebut, masyarakat tetap mengelola kebutuhan pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan secara sederhana.

Baca Juga:  Dari Siriwini ke DPR, Mahasiswa Puncak Jaya Tuntut Keadilan

Sebagian anggaran juga dialokasikan untuk mendukung perayaan HUT Kemerdekaan RI.

Setelah puluhan tahun berlalu, Donatus mengaku bersyukur melihat kembali antusiasme masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Ia menilai keterlibatan anak-anak muda, masyarakat, wartawan, pejabat, serta berbagai pihak lainnya menjadi kekuatan penting dalam menghidupkan suasana kemerdekaan di tengah masyarakat.

Merah Putih Harus Hadir di Tengah Masyarakat

Donatus juga menyoroti pentingnya pengibaran Bendera Merah Putih di lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Ia mengenang kebijakan pada masa lalu ketika pemerintah mendorong lurah dan kepala desa untuk membagikan bendera kepada warga agar setiap rumah dapat mengibarkan Merah Putih menjelang peringatan kemerdekaan.

Menurut Donatus, semangat tersebut perlu terus dipertahankan. Ia bahkan mengaku terharu melihat kembali meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pemasangan Bendera Merah Putih.

Ia juga berupaya membantu warga yang belum memiliki bendera agar dapat mengibarkannya di depan rumah masing-masing.

“Merah Putih direbut dengan perjuangan, keringat, dan darah. Karena itu, mari kita tanamkan kepada masyarakat bahwa kemerdekaan harus kita hargai dan kita jaga bersama,” tegas Donatus.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya memaknai kemerdekaan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian sosial, persatuan, gotong royong, serta penghormatan terhadap jasa para pahlawan.

Donatus menilai nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“NKRI harga mati. Dirgahayu Republik Indonesia. Mari kita terus menjaga persatuan dari Sabang sampai Merauke,” pungkasnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif serta menjaga simbol negara sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu. (*)

Sumber Berita: Wawancara Nabireterkini.com dengan Kepala Suku Moora Donatus Sembor saat pembukaan lomba panjat pinang di Sanoba, Kabupaten Nabire, Senin (17/8/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT