KADIN Papua Tengah Dorong Tujuh Langkah Hadapi Kekeringan dan Karhutla

- Admin

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabireterkini.com || Nabire, Papua Tengah — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah menyerukan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau, kekeringan, keterbatasan air bersih, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap di sejumlah wilayah Papua Tengah.

Seruan tersebut KADIN Papua Tengah sampaikan melalui rilis pers sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi masyarakat yang menghadapi keterbatasan air bersih dan dampak kabut asap.

KADIN Papua Tengah menilai pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha perlu memperkuat koordinasi agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi krisis yang lebih besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, KADIN Papua Tengah turut menyampaikan solidaritas kepada masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana. Namun, KADIN menegaskan bahwa pemerintah dan masyarakat juga perlu memberikan perhatian terhadap kondisi di wilayah Papua Tengah.

Dalam rilisnya, KADIN Papua Tengah menyebut fenomena El Nino meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan.

Kondisi tersebut, menurut KADIN, dapat berdampak langsung terhadap ketersediaan air bersih, kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga mobilitas transportasi.

Di Nabire, keterbatasan pasokan air bersih mendorong pemerintah melakukan distribusi air melalui koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Perumda Air Minum. Pemerintah juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air.

Sementara itu, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan turut mengganggu aktivitas penerbangan. Dalam rilis KADIN disebutkan bahwa pada 21 Agustus 2026, jarak pandang di Bandara Douw Aturure Nabire turun di bawah 70 meter sehingga dua penerbangan mengalami pembatalan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak kekeringan dan karhutla tidak hanya menyentuh persoalan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

KADIN Dorong Tujuh Langkah

Untuk menghadapi kondisi tersebut, KADIN Papua Tengah mendorong pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota memperkuat langkah antisipasi, khususnya dalam menjaga ketersediaan air bersih.

KADIN menyampaikan tujuh langkah yang perlu mendapat perhatian.

Pertama, pemerintah perlu memastikan kapasitas produksi dan distribusi Perumda Air Minum atau PDAM tetap berjalan optimal.

Baca Juga:  CFD Nabire Hadirkan CKG Gratis dan Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026

Kedua, pemerintah perlu menetapkan wilayah yang mengalami penurunan pasokan air sebagai prioritas distribusi.

Ketiga, pemerintah perlu menyiapkan tangki air dan titik distribusi darurat, terutama bagi masyarakat di wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air.

Keempat, pemerintah perlu membangun koordinasi terpadu dengan distributor dan depot air minum untuk menjaga ketersediaan pasokan.

Kelima, pemerintah bersama pelaku usaha perlu mengeluarkan imbauan agar penyedia air tidak menaikkan harga secara tidak wajar akibat kondisi kekeringan.

Keenam, pelaku usaha perlu menjaga harga air tetap normal dan terjangkau masyarakat dengan tetap memperhitungkan biaya operasional secara wajar.

Ketujuh, pemerintah perlu menyediakan informasi terbuka mengenai lokasi distribusi air, jadwal pengiriman, serta kontak pengaduan masyarakat.

Dunia Usaha Diminta Terlibat

KADIN Papua Tengah menegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan tidak semata-mata menjadi komoditas perdagangan.

Karena itu, KADIN mengajak perusahaan, distributor, depot air minum, pelaku UMKM, koperasi, serta pelaku usaha lainnya ikut membantu menghadapi kondisi tersebut.

Menurut KADIN, dunia usaha memiliki jaringan distribusi, kendaraan, gudang, dan sumber daya manusia yang dapat mendukung pemerintah ketika masyarakat mengalami keterbatasan pasokan.

KADIN juga menyatakan siap menjadi jembatan koordinasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menjaga ketersediaan air bersih, mendukung distribusi bantuan, serta memenuhi kebutuhan masyarakat selama kondisi belum pulih.

KADIN Ingatkan Jangan Tunggu Krisis

KADIN Papua Tengah meminta pemerintah memperkuat koordinasi lintas sektor bersama dunia usaha sebelum kondisi berkembang menjadi krisis yang lebih besar.

“Solidaritas tanpa batas itu ada: membantu saudara di luar Papua, dan kita juga hadir untuk masyarakat di tanah kita sendiri,” demikian pernyataan KADIN Papua Tengah dalam rilisnya.

KADIN menilai kesiapsiagaan perlu dilakukan sejak dini, terutama untuk menghadapi risiko kekeringan, berkurangnya pasokan air, kenaikan harga air, serta meluasnya kebakaran hutan dan lahan.

Karena itu, KADIN menyerukan gotong royong antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk menjaga ketersediaan air bersih, mengendalikan dampak kabut asap, serta mencegah karhutla meluas. (*)

Penulis : Red

Sumber Berita: Rilis Pers KADIN Papua Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT