Sugapa || Nabireterkini.com – Di tengah sejuknya udara pegunungan Papua, langkah personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menyusuri jalan-jalan kampung di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (14/3/2026).
Namun patroli kali ini tidak hanya soal menjaga keamanan. Para personel juga menyapa warga, berbincang hangat, dan menghadirkan suasana penuh keakraban di tengah masyarakat.
Sejak pagi, personel Satgas Damai Cartenz bergerak menyusuri sejumlah titik permukiman warga. Selain memantau situasi keamanan, mereka berhenti di beberapa lokasi untuk berdialog langsung dengan masyarakat yang sedang beraktivitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagian warga terlihat menyambut dengan senyum dan sapaan ramah. Bahkan beberapa anak-anak mendekat dengan rasa penasaran ketika melihat para personel melintas di kampung mereka. Momen sederhana itu kemudian berubah menjadi percakapan santai yang mencairkan suasana.
Melalui interaksi tersebut, aparat tidak hanya memantau kondisi keamanan wilayah, tetapi juga mendengarkan cerita keseharian warga serta menanyakan kondisi lingkungan sekitar.
Kehadiran aparat yang bersahabat itu menciptakan suasana hangat di tengah masyarakat. Senyum dan sapaan yang saling bertukar menjadi gambaran bahwa kehadiran aparat tidak sekadar menjaga keamanan, tetapi juga membangun hubungan kemanusiaan dengan masyarakat Papua.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa patroli dialogis menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
“Patroli dialogis ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif. Selain itu, kami terus mengedepankan pendekatan humanis dengan menjalin komunikasi yang baik bersama masyarakat sehingga kehadiran aparat benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
“Kami berharap masyarakat dapat terus menjaga kebersamaan dan saling mendukung dalam menciptakan lingkungan yang aman. Jika ada hal yang berpotensi mengganggu keamanan, segera sampaikan kepada aparat agar dapat ditangani dengan cepat,” katanya.
Melalui patroli dialogis yang berlangsung penuh kehangatan tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 ingin menghadirkan pesan sederhana namun penting: keamanan tidak hanya dibangun melalui pengawasan, tetapi juga melalui kedekatan, komunikasi, dan kepercayaan antara aparat dan masyarakat.
Di tanah pegunungan Intan Jaya, langkah-langkah patroli itu bukan sekadar rutinitas. Ia menjadi simbol bahwa di balik seragam dan tugas negara, terdapat niat tulus untuk menjaga kedamaian serta merawat hubungan kemanusiaan dengan masyarakat Papua. (*)












