BGN Nabire Perketat Standar Dapur MBG Jelang Operasional

- Admin

Sabtu, 28 Maret 2026 - 03:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Dari dapur sederhana, harapan besar untuk generasi Papua mulai disiapkan. Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Nabire memperkuat kesiapan operasional melalui rapat koordinasi lintas sektor menjelang pelaksanaan program pada 31 Maret 2026.

Dalam rapat tersebut, tim langsung membahas kesiapan dapur, standar keamanan dan higienitas pangan, serta sistem distribusi makanan. Selain itu, peserta juga menyelaraskan koordinasi antara Satgas MBG dan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar pelaksanaan berjalan terarah sejak hari pertama.

Selanjutnya, Satgas MBG menegaskan enam poin penting. Tim mewajibkan setiap dapur memenuhi standar BGN. Pengelola harus menangani limbah sesuai SOP. Petugas wajib mengantar makanan tepat waktu. Dapur juga harus menyajikan makanan dengan label harga dan batas waktu konsumsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penerima manfaat tidak boleh membawa makanan pulang. Selain itu, pengelola harus menjalankan dapur secara profesional tanpa intervensi dari mitra penyedia fasilitas.

Baca Juga:  Tinjau SPPG 003 Siriwini, Kapolda Papua Tengah Apresiasi Sistem Operasional Dapur

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem, menekankan bahwa seluruh proses harus berjalan disiplin dan bertanggung jawab.

“Setiap rupiah anggaran negara harus sampai ke piring penerima manfaat, terutama anak-anak, dalam kondisi aman dan bergizi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa progra.m ini tidak hanya menyasar kebutuhan gizi, tetapi juga menyentuh kehidupan masyarakat secara luas. Program MBG membuka peluang kerja di dapur, sekaligus menggerakkan pelaku usaha lokal sebagai pemasok bahan pangan.

Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan di sekolah, tetapi juga di rumah-rumah warga yang terlibat dalam rantai distribusi.

Menjelang hari pelaksanaan, tim terus memperkuat kesiapan teknis di lapangan. Mereka memastikan seluruh dapur beroperasi sesuai standar tanpa kendala.

Pada akhirnya, program MBG diharapkan mampu melahirkan generasi Papua yang sehat, kuat, dan siap membangun masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru