Edison Manikiuta: Papua Butuh Damai, Bukan Kekerasan

- Admin

Senin, 30 Maret 2026 - 14:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimika, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Tokoh pemuda Suku Kamoro, Edison Manikiuta, mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dinilai mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua.

Pernyataan tersebut disampaikan Edison di Nawaripi, Kabupaten Mimika, Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIT, sebagai respons atas situasi keamanan yang berkembang di wilayah tersebut.

Dalam keterangannya, Edison menegaskan bahwa tindakan kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata tidak mencerminkan harapan masyarakat Papua yang mendambakan kehidupan aman, damai, dan sejahtera.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi kekerasan ini merugikan masyarakat. Papua membutuhkan kedamaian, bukan konflik,” ujarnya.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat keamanan, khususnya Satgas Operasi Damai Cartenz, yang dinilai penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta melindungi masyarakat sipil.

Menurut Edison, penindakan yang dilakukan secara tegas, profesional, dan berkeadilan menjadi kunci dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Isaias Douw Tegaskan Komitmen Besarkan PSI di Papua Tengah

Selain itu, ia mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.

“Pendekatan humanis ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat, sehingga tercipta hubungan yang lebih baik antara aparat dan warga,” katanya.

Edison juga mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya di Mimika, untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan demi Papua yang aman dan damai,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa persatuan dan kebersamaan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.

Dengan adanya dukungan dari tokoh pemuda dan masyarakat, diharapkan sinergi antara aparat keamanan dan warga dapat terus terjalin, sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru