Tokoh Papua Tengah: Jangan Ikut Jika Tak Pahami Persoalan

- Admin

Minggu, 5 April 2026 - 23:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Seiring berkembangnya isu rencana aksi pada 7 April, sejumlah tokoh adat di Papua Tengah mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dan memahami risiko dari setiap tindakan.

Kepala Suku Simapitoa, Fabianus Tebay, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi memang dilindungi undang-undang. Namun, ia mengingatkan bahwa pelaksanaan di lapangan sering kali tidak sesuai aturan.

“Kalau tidak memahami persoalan secara utuh, sebaiknya tidak ikut. Banyak kasus berakhir pada masalah hukum,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, Kepala Suku Besar Wilayah Meepago, Melkiyas Keya, mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya pada isu yang belum jelas. Ia juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama.

Baca Juga:  Sinergi Penegakan Hukum dan Humanisme, Satgas Cartenz Perkuat Stabilitas Papua

“Jangan mudah terpengaruh informasi yang belum pasti. Kita harus tetap waspada,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Suku Dani, Amison Murib, mengajak masyarakat menjaga kedamaian melalui pendekatan spiritual. Ia menilai momentum Paskah harus dimanfaatkan untuk memperkuat ketenangan batin.

“Mari kita isi waktu dengan ibadah dan menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing,” katanya.

Para tokoh menegaskan bahwa kedamaian lahir dari kesadaran bersama. Ketika masyarakat memilih tenang dan bijak, stabilitas daerah akan tetap terjaga. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru