Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan arah pembangunan daerah yang berpijak pada kekuatan ekonomi rakyat saat membacakan sambutan Gubernur Papua Tengah dalam peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Sejak awal, ia langsung menekankan bahwa Papua Tengah tidak boleh bergantung sepenuhnya pada investasi besar. Sebaliknya, pemerintah harus mendorong masyarakat agar mandiri melalui penguatan ekonomi berbasis lokal.
“Pembangunan Papua Tengah harus bertumpu pada kekuatan ekonomi rakyat,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, Wagub mengaitkan peran koperasi dengan visi besar daerah, yakni Papua Tengah Emas, Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju, dan Berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, koperasi hadir sebagai pilar penting. Tidak hanya sebagai badan usaha, koperasi juga menjadi ruang gotong royong ekonomi yang membuka akses masyarakat terhadap permodalan, produksi, hingga pemasaran.
Dengan demikian, koperasi mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat kampung dan kelurahan.
Lebih lanjut, Wagub menegaskan bahwa peresmian Koperasi Merah Putih menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat.
Melalui koperasi, pemerintah mendorong:
- peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat,
- penguatan UMKM,
- penciptaan lapangan kerja berbasis potensi lokal,
- serta pemerataan kesejahteraan.
Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di kota, tetapi juga tumbuh dari kampung.
Selain itu, pemerintah provinsi terus memperkuat pembinaan koperasi di seluruh kabupaten. Upaya ini bertujuan membangun fondasi ekonomi masyarakat yang kokoh dan berkelanjutan.
Wagub menegaskan bahwa koperasi harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan profesional. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi akan bergerak sebagai motor ekonomi daerah.
Di sisi lain, kehadiran Menteri Koperasi Republik Indonesia memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Momentum ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dapat bergerak bersama untuk membangun sistem ekonomi yang berpihak kepada masyarakat.
Kemudian, Wagub menyampaikan pesan langsung kepada para pengurus koperasi. Ia meminta mereka menjaga kepercayaan masyarakat dengan kerja nyata.
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan koperasi sebagai ruang bersama untuk bertumbuh.
“Gunakan koperasi sebagai tempat bekerja, berkembang, dan meningkatkan taraf hidup,” ujarnya.
Pesan ini menghadirkan sentuhan humanis—bahwa koperasi bukan sekadar program, tetapi harapan nyata bagi kehidupan masyarakat.
Di akhir sambutan, Wagub mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat semangat gotong royong. Ia menegaskan bahwa masa depan Papua Tengah terletak pada kebersamaan dan kemandirian ekonomi.
“Mari kita bangun Papua Tengah Emas dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata,” tutupnya. (*)












