Nabire, Papua tengah || Nabireterkini.com — Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodam III Wilayah D Dulla melalui Pimpinan Brigadir Jendral (Brigjen) Aibon Kogoya menyampaikan pernyataan resmi terkait dengan peristiwa kontak tembak yang terjadi di wilayah Kampung Pepaya, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Senin, 16 Maret 2026.
Dalam keterangannya, Aibon Kogoya menyebutkan bahwa telah terjadi baku tembak antara pasukan TPNPB-OPM dengan aparat keamanan Indonesia (TNI/Polri). Dalam insiden tersebut, satu anggota TPNPB-OPM dilaporkan gugur di medan pertempuran.
“Anggota kami, Brigjen Urbianus Mirip yang menjabat sebagai Kepala Staf Keuangan Kodam III Wilayah D Dulla, gugur dalam kontak tembak di Kampung Pepaya, Nabire,” ujar
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aibon Kogoya dalam keterangan tertulisnya dan dalam sebuah cuplikan video pendek, berdurasi 2 menit 42 detik, Kamis (19/3/2026).
Brigjend Aibon Kogoya juga menyampaikan bahwa dari total pasukan yang terlibat, sebanyak 11 anggota lainnya dilaporkan selamat dari peristiwa tersebut.
Lebih lanjut, Brigjen Aibon Kogoya menegaskan bahwa pihaknya tetap menyatakan sikap untuk melanjutkan perjuangan mereka.
“Kami menyatakan tidak akan mundur dan tetap bertahan di medan pertempuran hingga Papua Merdeka,” katanya.
TPNPB-OPM Kodap Wilayah III D Dulla juga menyampaikan duka atas gugurnya anggotanya dalam peristiwa tersebut.
“Kami semua menyampaikan dukacita yang amat mendalam kepada sahabat seperjuangan dalam medan tempur kami akan terus melanjutkan perjuangan sampai Papua Barat Merdeka dari Kolonialisme Indonesia di Tanah Papua,”katanya. (*)












