Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem, memastikan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan pasca penghentian sementara operasional SPPG Lani.
Marsel menegaskan, pihaknya masih menunggu surat resmi dari BGN pusat terkait status lanjutan mitra tersebut. Namun, pelayanan kepada peserta didik tidak boleh terhenti, (30/3/2026).
“Jangan sampai anak-anak terdampak. Layanan MBG harus tetap berjalan,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga meluruskan bahwa pihak di SPPG Lani berstatus mitra, bukan Kepala SPPG. Polemik yang terjadi, termasuk keluhan terkait keterlambatan pembayaran sewa dapur, tidak boleh mengganggu pelayanan program.
Menurut Marsel, operasional dapur merupakan tanggung jawab Kepala SPPG dan staf, sementara BGN memiliki kewenangan penuh untuk melakukan evaluasi, terutama jika Kepala SPPG tidak berada di tempat.
BGN menegaskan bahwa Kepala SPPG harus hadir langsung di dapur sebagai penanggung jawab utama dan pengawas pertama dalam seluruh proses layanan MBG.
Kehadiran ini penting untuk:
- Menjamin kebersihan dan keamanan pangan
- Mengawasi bahan baku dan proses produksi
- Mencegah pelanggaran SOP dan risiko kontaminasi
- Menghindari kejadian gangguan kesehatan pada siswa
- Memastikan distribusi berjalan tepat waktu dan sesuai standar
BGN juga menerapkan prinsip pengawasan langsung di lapangan, bukan sekadar laporan administrasi, guna mencegah manipulasi data dan kelalaian operasional.
Penegasan ini merupakan bagian dari komitmen BGN dalam menjaga kualitas program MBG, sekaligus memastikan anggaran negara benar-benar sampai kepada peserta didik dalam bentuk makanan yang aman, sehat, dan bergizi.
Kehadiran Kepala SPPG di dapur menjadi kunci utama menjaga kualitas, keamanan, dan akuntabilitas pelaksanaan program MBG di Nabire. (*)












