Anev Digelar, Penanganan Kasus di Dogiyai Diperkuat

- Admin

Rabu, 8 April 2026 - 20:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kigimani || Nabireterkini.com — Tim Bareskrim Polri memperkuat penanganan kasus dugaan penganiayaan berat terhadap almarhum Bripda Jufentus Edowai melalui kegiatan analisa dan evaluasi (anev) bersama Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Dogiyai, Selasa (7/4/2026).

Ketua Tim Bareskrim Polri, AKP Wiga Abadi, memimpin langsung kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memastikan proses penyelidikan berjalan sistematis, terarah, dan sesuai prosedur hukum.

Dalam arahannya, AKP Wiga menekankan pentingnya ketelitian dalam menyusun kronologi kejadian. Ia meminta tim penyidik menentukan secara akurat jarak antara kendaraan dengan korban serta melibatkan fungsi Lalu Lintas guna memperkirakan kondisi korban sebelum terjatuh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, penyidik juga diminta memperdalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Pemeriksaan terhadap rekan satu tim piket, rekan satu kamar, hingga lingkungan tempat tinggal korban menjadi fokus utama untuk mengidentifikasi pihak terakhir yang berinteraksi dengan korban.

Baca Juga:  Isaias Douw Tegaskan Komitmen Besarkan PSI di Papua Tengah

Di sisi lain, tim menegaskan penguatan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) agar mampu menggambarkan secara detail situasi saat peristiwa berlangsung. Pendalaman ini diharapkan dapat memperjelas rangkaian kejadian secara menyeluruh.

Barang bukti berupa telepon genggam milik korban telah diamankan untuk menjalani proses digital forensik. Analisis data komunikasi dilakukan guna mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

Tidak hanya itu, penyidik juga memperluas komunikasi dengan masyarakat sipil untuk menggali informasi tambahan. Verifikasi terhadap data dan informasi, termasuk yang beredar di media sosial, turut dilakukan dengan melibatkan pihak rumah sakit dan tokoh masyarakat.

Melalui kegiatan anev ini, tim Bareskrim Polri bersama Polres Dogiyai menegaskan komitmennya untuk mengungkap kasus secara bertahap, objektif, dan profesional.

Proses ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab harapan keluarga korban serta masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah Libatkan UMKM dan Masyaraka
Hoaks Bantuan Studi Akhir Beredar, Disdikbud Papua Tengah Beri Penjelasan
Pelajar Deiyai Tampilkan Mitos Koyeidaba dan Keindahan Alam pada Hari Ketiga Festival Cahaya Kreasi Pelajar 2026
Tari “Api Membawa Berita” Sukses Hidupkan Warisan Leluhur Nabire di Tengah Hujan
Kreativitas Pelajar Nabire Bersinar Lewat Fashion Show Budaya Papua
Titis Sulistiowati: Kuliner Lokal Perkenalkan Kekayaan Nabire
Mimika Angkat Pesan Perdamaian Lewat Tarian Kreasi di Festival Budaya Pelajar Papua Tengah
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Layani Warga Terdampak Malaria di Teluk Umar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:34 WIT

HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah Libatkan UMKM dan Masyaraka

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIT

Hoaks Bantuan Studi Akhir Beredar, Disdikbud Papua Tengah Beri Penjelasan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:52 WIT

Pelajar Deiyai Tampilkan Mitos Koyeidaba dan Keindahan Alam pada Hari Ketiga Festival Cahaya Kreasi Pelajar 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:00 WIT

Tari “Api Membawa Berita” Sukses Hidupkan Warisan Leluhur Nabire di Tengah Hujan

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:06 WIT

Titis Sulistiowati: Kuliner Lokal Perkenalkan Kekayaan Nabire

Berita Terbaru