Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Polda Papua Tengah menegaskan bahwa pergantian Kapolres Dogiyai merupakan langkah strategis institusi dalam merespons dinamika situasi keamanan yang berkembang di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Papua Tengah, AKBP I Made Suartika, dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa keputusan pergantian tersebut mengacu pada Surat Perintah Nomor Sprin/295/IV/KEP./2026. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari evaluasi organisasi sekaligus upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pergantian ini merupakan bagian dari langkah institusi Polri, khususnya Polda Papua Tengah, dalam merespons dinamika yang berkembang di Kabupaten Dogiyai,” ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut juga bertujuan memenuhi harapan masyarakat agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat berjalan lebih optimal.
Dalam keputusan tersebut, jabatan Kapolres Dogiyai yang sebelumnya dijabat Kompol Y. Mince Mayor kini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) AKBP Dennis A. Putra. Penunjukan ini dilakukan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan efektif.
AKBP I Made Suartika menyebutkan, pihaknya berharap pejabat yang ditunjuk mampu menjalankan tugas dengan baik serta menjawab berbagai tantangan di lapangan.
Di sisi lain, terkait informasi adanya lima korban dari masyarakat, ia menegaskan bahwa hingga kini tim masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya.
“Informasi tersebut masih dalam proses pendalaman oleh Itwasum Polri bersama tim Polda Papua Tengah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Polda Papua Tengah mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Dukungan masyarakat dinilai penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Melalui langkah evaluasi dan penataan organisasi ini, Polda Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan rasa aman serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Dogiyai. (*)












