Sinergi TNI dan Warga, Jembatan Perintis Garuda Siap Dibangun

- Admin

Rabu, 8 April 2026 - 18:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Upaya membuka akses dan memperkuat konektivitas di Papua Tengah kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur strategis.

TNI melalui Kodim 1705/Nabire memastikan kesiapan pelaksanaan ground breaking Jembatan Perintis Garuda Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah nyata mendukung mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.

Komandan Kodim 1705/Nabire, Letkol Arh Dwi Palwanto Tirtamentari, S.E., memaparkan laporan kesiapan pelaksanaan kegiatan tersebut di wilayah Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Rabu (8/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan perintis ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Pangdam XVII/Cenderawasih Nomor ST/64/2026 tertanggal 8 Januari 2026. Surat tersebut memerintahkan pelaksanaan pembangunan jembatan sebagai akses menuju satuan serta sarana publik di wilayah masing-masing.

Selanjutnya, Dandim menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran umum rencana pelaksanaan sekaligus memastikan kesiapan seluruh unsur dalam mendukung pembangunan Jembatan Perintis Garuda.

“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh perencanaan berjalan optimal sebelum pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.

Pelaksanaan pembangunan dijadwalkan berlangsung mulai 8 April hingga 11 Mei 2026. Lokasi kegiatan tersebar di dua titik utama, yakni Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, dan Kampung Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire.

Sebanyak 98 personel tergabung dalam Satgas Jembatan Perintis Garuda. Mereka berasal dari berbagai satuan, antara lain Kodim 1705/Nabire, Brigif 82/WKB, Yonif TP 804/DBY, Denzipang 2/XVII Nabire, serta Zipur 12/OHH, dengan dukungan aktif dari masyarakat setempat.

Baca Juga:  Lanal Nabire Tingkatkan Pengawasan di Kawasan Wisata Pesisir

Adapun sasaran kegiatan mencakup pembangunan fisik empat titik jembatan perintis. Selain itu, Satgas juga melaksanakan kegiatan nonfisik berupa pembagian sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.

Di balik pembangunan fisik, terdapat harapan besar masyarakat akan terbukanya akses yang lebih mudah dan aman. Jembatan perintis ini tidak hanya menjadi penghubung wilayah, tetapi juga simbol kemajuan dan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah.

Kehadiran Satgas yang melibatkan berbagai unsur TNI serta dukungan warga mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat. Masyarakat setempat turut berperan aktif, baik dalam mendukung pekerjaan maupun menyambut program pembangunan tersebut.

Sebelumnya, pada 1 April 2026, Dandim bersama tim telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi sasaran di Kampung Beringin Waroki dan Kampung Kimi. Langkah ini menunjukkan keseriusan dalam memastikan kesiapan teknis di lapangan.

Meski menghadapi tantangan berupa tingginya intensitas curah hujan, Dandim tetap optimistis bahwa seluruh rangkaian pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

Secara umum, ia memastikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara matang. Dengan perencanaan yang baik dan sinergi semua pihak, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi tonggak penting dalam membuka akses, mempercepat pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Nabire. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru