Di Tengah Duka Puncak, Gubernur Meki Nawipa Tegaskan: Negara Tidak Boleh Absen

- Admin

Sabtu, 18 April 2026 - 19:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Di balik pegunungan yang sunyi di Kabupaten Puncak, tangis keluarga korban masih terdengar. Tragedi penembakan terhadap warga sipil tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga meruntuhkan rasa aman yang selama ini rapuh.

Namun di tengah duka itu, Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, memilih hadir langsung. Ia tidak menunggu laporan di meja. Ia turun ke lokasi, melihat sendiri kondisi korban, dan mendengar cerita keluarga yang kehilangan orang terkasih.

Kunjungan pada Jumat (17/04/2026) itu menjadi lebih dari sekadar agenda resmi. Kehadiran gubernur membawa pesan bahwa negara tidak boleh menjauh saat rakyat terluka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia datang bersama Wakil Gubernur, Kapolda Papua Tengah, Danrem 173/PVB, unsur Majelis Rakyat Papua, Dinas Kesehatan, serta perwakilan DPR Papua Tengah. Mereka meninjau korban, memantau situasi keamanan, sekaligus memastikan penanganan berjalan.

Di lapangan, kenyataan berbicara lebih keras dari laporan. Beberapa warga masih mengalami trauma. Sebagian lainnya berusaha bertahan di tengah ketidakpastian. Di antara mereka, ada anak-anak yang kini harus menerima kenyataan pahit: kehilangan ayah.

Melihat kondisi itu, gubernur langsung mengambil sikap. Ia memastikan pemerintah akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban hingga sembuh.

“Negara tidak boleh membiarkan rakyatnya menghadapi penderitaan sendirian,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menaruh perhatian khusus pada masa depan anak-anak korban. Ia menyebut terdapat tiga anak yang ayahnya meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Pemerintah akan mempertimbangkan dukungan pendidikan agar mereka tetap memiliki harapan.

Baca Juga:  IKEMAL Nabire Peringati HUT Pattimura Ke-209 di Awali dengan Ziarah: “Kami Datang Menghargai Jasa Para Pahlawan, Nilai Luhur Pattimura Hidup Dalam Diri Orang Maluku

Langkah ini menunjukkan bahwa pemulihan tidak hanya menyentuh luka fisik, tetapi juga masa depan generasi.

Setelah menyelesaikan kunjungan, gubernur kembali ke Nabire melalui Bandara Douw Aturure sekitar pukul 15.00 WIT. Meski demikian, upaya penanganan terus berjalan.

Pemerintah membuka jalur komunikasi dengan masyarakat. Satu kampung dilaporkan sudah kondusif. Sementara itu, dua kampung lainnya masih dalam proses pengecekan untuk memastikan situasi benar-benar aman.

Selain itu, pemerintah mulai memperkuat langkah darurat. Bantuan logistik, tenda pengungsian, dan kebutuhan dasar masyarakat disiapkan. Pemerintah Provinsi juga memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Puncak.

Di sisi lain, gubernur menyampaikan sikap tegas terhadap kekerasan yang terjadi. Ia mengecam tindakan yang menyebabkan perempuan dan anak-anak menjadi korban.

Ia menekankan bahwa pendekatan keamanan harus berubah. Aparat harus mengedepankan profesionalitas, ketepatan sasaran, serta pendekatan humanis.

“Anak-anak dan perempuan tidak boleh terus menjadi korban. Kita harus mencari jalan damai yang berkelanjutan,” ujarnya.

Di tengah semua ini, masyarakat tidak hanya menunggu bantuan. Mereka menunggu jaminan bahwa tragedi serupa tidak akan terulang.

Karena bagi mereka, kehadiran negara bukan hanya soal datang saat krisis, tetapi tentang memastikan rasa aman tetap hidup di tanah mereka sendiri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT