Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Badan Gizi Nasional (BGN) Nabire menutup sementara tujuh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan standar operasional terpenuhi.
Koordinator Wilayah BGN Nabire, Marsel Asyerem, menyampaikan hal itu saat diwawancarai awak media di Kopitiam, Studio Radio Swameka 101.1 FM, Jalan Manado, Karang Mulia, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (18/4/2026).
Ia menjelaskan, dari total 14 dapur, sebanyak 13 sempat beroperasi sebelum dilakukan evaluasi menyeluruh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebanyak tujuh dapur kami tutup sementara. Satu karena kasus gangguan pencernaan, satu karena pelanggaran operasional, dan lima karena belum memenuhi standar IPAL,” jelasnya.
BGN mengambil langkah tersebut untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan, meskipun berdampak pada distribusi ke sejumlah sekolah.
Marsel memastikan proses perbaikan terus berjalan. Hingga kini, pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lima dapur telah mencapai sekitar 90 persen.
Ia menambahkan, keterlambatan terjadi karena material harus didatangkan dari luar daerah, sehingga memerlukan waktu pengiriman dan pemasangan.
“Kami ingin pastikan semua sesuai standar sebelum dibuka kembali,” tegasnya.
BGN Nabire akan melakukan verifikasi akhir dalam waktu dekat. Jika seluruh persyaratan terpenuhi, dapur akan kembali beroperasi. (*)












