Nabire, Papua Tengah | Nabireterkini.com — Teduhnya air laut, udara pagi yang segar, dan pemandangan laut yang membentang indah menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Polda Papua Tengah di pesisir Pantai Nabire.
Di tengah suasana alami itu, bunyi deru perahu bermesin 15 PK memecah ketenangan, menghadirkan semangat dan energi baru bagi masyarakat.
Panitia menggelar lomba race motor tempel Yamaha 15 PK sejak Kamis (23/04) hingga Sabtu (25/04/2026). Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga air, tetapi juga menjadi hiburan yang menyatu dengan keindahan alam Nabire.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Para peserta mengendalikan perahu balap khusus yang dirancang ringan dan lincah. Mereka memacu mesin 15 PK yang telah dimodifikasi sesuai standar lomba. Setiap lintasan menghadirkan persaingan sengit, sementara riak air laut yang terbelah oleh laju perahu menambah daya tarik visual bagi penonton.
Sejak pagi, masyarakat memadati pesisir pantai. Mereka menikmati sejuknya angin laut sambil menyaksikan balapan yang berlangsung cepat dan menegangkan.
Sorak sorai penonton berpadu dengan suara mesin perahu, menciptakan atmosfer yang hidup namun tetap menyatu dengan alam.
Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, hadir langsung bersama Kapolres Nabire Samuel D. Tatiratu, Dandim 1705/Nabire Dwi Palwanto, serta Ketua DPRK Nabire Nancy Worabay untuk menyaksikan jalannya perlombaan.
Kapolda menegaskan bahwa kegiatan ini menghadirkan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi wisata daerah.
“Kami ingin menghadirkan hiburan yang sehat dan memperlihatkan keindahan pesisir Nabire. Ini menjadi bukti bahwa ruang publik dapat diisi dengan kegiatan yang bermanfaat,” ujarnya.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk inisiatif tokoh lokal, yang kemudian diselaraskan dengan momentum HUT ke-2 Polda Papua Tengah.
Lebih jauh, Kapolda berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin. Ia menilai event ini mampu menarik wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.
Di sisi lain, lomba ini juga memberi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga air. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut merasakan semangat kompetisi yang sehat.
Menjelang siang, ketika cahaya matahari mulai menguat, suasana tetap meriah. Ombak kecil, deru mesin, dan tawa masyarakat berpadu menjadi satu harmoni. Dari pesisir Nabire, semangat kebersamaan itu tumbuh—mengalir seiring gelombang laut yang terus bergerak maju.
Editor : Arief Aw












