Kapolres Nabire: Aksi Aspirasi Tetap Boleh, Keamanan dan Ketertiban Prioritas

- Admin

Senin, 27 April 2026 - 00:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menyampaikan pernyataan resmi terkait pengamanan aksi aspirasi. (Dok. NT)

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menyampaikan pernyataan resmi terkait pengamanan aksi aspirasi. (Dok. NT)

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K.,  menegaskan bahwa penyampaian aspirasi oleh masyarakat tetap diperbolehkan, namun harus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Nabire.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul surat pemberitahuan aksi dari kelompok masyarakat yang mengatasnamakan tim Investigasi Ham dan mahasiswa Puncak se-Indonesia, yang berencana menggelar aksi pada Senin (27/4/2026).

Kapolres menjelaskan, pihaknya langsung menindaklanjuti surat tersebut dengan melakukan koordinasi internal sejak Sabtu, kemudian dilanjutkan rapat bersama unsur Forkopimda Kabupaten Nabire pada Minggu (26/4/2026) di Aula Wicaksana Laghawa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati, unsur TNI, FKUB, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat turut hadir.

Mereka kemudian menyepakati sejumlah empat poin pernyataan sikap bersama.

Pertama, seluruh elemen menolak tegas segala bentuk aksi yang berpotensi melumpuhkan aktivitas masyarakat di Kabupaten Nabire.

Kedua, mereka juga menolak aksi long march karena dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Ketiga, seluruh pihak mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan serta menolak segala bentuk kekerasan, anarkisme, perusakan, pembakaran, dan pelemparan.

Keempat, semua pihak menegaskan bahwa pernyataan tersebut disusun secara sukarela tanpa paksaan dari pihak manapun.

Kapolres menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama, bukan kebijakan sepihak aparat keamanan.

“Ini bukan keputusan Polres atau Polda semata, tetapi hasil pertimbangan bersama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Demi Sang Saka, Yance Abaikan Risiko dan Bertindak Cepat

Untuk mengantisipasi situasi di lapangan, Polres Nabire bersama TNI dan instansi terkait akan menggelar apel pasukan pada Senin pagi.

Aparat kemudian akan ditempatkan di sejumlah titik yang telah ditentukan, seperti Nabire barat, Jepara II, Adamant, Pasar Karang, Kalibobo, dan Siriwini.

Selain itu, aparat juga menyiapkan patroli guna mengantisipasi potensi penambahan titik kumpul massa di beberapa lokasi lain.

Kapolres menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan para kepala suku dan tokoh masyarakat untuk memastikan massa tetap tertib dan tidak membawa senjata tajam maupun simbol yang bertentangan dengan NKRI.

Ia juga mengingatkan agar aksi tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang berpotensi memperkeruh situasi.

“Penyampaian aspirasi ini murni untuk kemanusiaan. Jangan sampai ditunggangi oleh kepentingan lain,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolres mengimbau para koordinator lapangan untuk mempertimbangkan kondisi Nabire yang akan menghadapi berbagai kegiatan penting, termasuk ujian sekolah, kunjungan pejabat pusat, serta agenda upacara daerah.

Karena itu, aparat mendorong agar massa dapat diarahkan langsung menuju Kantor DPRP Papua Tengah sebagai titik utama penyampaian aspirasi.

Kapolres menegaskan kembali bahwa kepolisian tidak melarang aksi, namun meminta semua pihak menjaga situasi tetap aman demi kepentingan bersama. (*)

Editor : Arief Aw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru