Momentum Hardiknas, BGN Nabire Dorong Sekolah Jadi Pusat Gizi Anak

- Admin

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:43 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem, mendorong penguatan literasi gizi dan perluasan layanan nutrisi bagi anak-anak dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 tahun 2026.

Peringatan Hardiknas setiap 2 Mei tahun ini memasuki usia ke-67 sejak penetapannya pada 16 Desember 1959.

Peringatan tahun 2026
mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Marsel menegaskan bahwa Hardiknas tidak hanya menjadi kegiatan seremonial untuk mengenang jasa Ki Hajar Dewantara, tetapi juga momentum refleksi bersama dalam menyiapkan masa depan generasi bangsa, khususnya di Papua.

“Pendidikan dan gizi merupakan dua hal yang saling berkaitan. Kita tidak bisa menghadirkan pendidikan berkualitas tanpa kesiapan fisik dan kognitif peserta didik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa anak yang sehat memiliki kesiapan lebih baik untuk belajar, bereksplorasi, dan berprestasi. Karena itu, BGN Nabire menetapkan dua fokus utama ke depan.

Pertama, memperkuat literasi gizi di lingkungan sekolah. Menurutnya, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga sebagai ruang pembentukan pola hidup sehat.

“Kami mendorong seluruh satuan pendidikan di Nabire mengintegrasikan literasi gizi dalam keseharian siswa. Anak-anak perlu memahami pentingnya nutrisi, bukan sekadar makan untuk kenyang,” katanya.

Ia menambahkan bahwa literasi gizi menjadi investasi jangka panjang dalam menekan angka stunting serta menciptakan sumber daya manusia Papua yang sehat dan unggul.

Kedua, BGN berupaya memperluas jangkauan layanan gizi hingga ke wilayah terpencil. Program tersebut ditargetkan menjangkau seluruh wilayah Nabire, mulai dari daerah pesisir hingga pegunungan.

“Semua anak harus mendapatkan akses nutrisi yang layak. Tidak boleh ada yang tertinggal hanya karena kendala geografis,” tegasnya.

Marsel juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan program tersebut. Ia mengajak sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah untuk membangun sinergi yang kuat.

“BGN tidak bisa berjalan sendiri. Kita perlu bekerja bersama agar sekolah menjadi pusat pembentukan generasi yang sehat dan cerdas,” ujarnya.

Ia menutup dengan harapan agar momentum Hardiknas 2026 menjadi titik awal penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak di Papua. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru