Mandenas Tinjau Dapur MBG Oyehe, Tegaskan Prioritas Tenaga Kerja dan Pangan Lokal

- Admin

Senin, 4 Mei 2026 - 11:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yan P. Mandenas meninjau dapur MBG di SPPG Oyehe, Nabire, bersama pejabat daerah untuk memastikan kualitas makanan dan keterlibatan tenaga kerja lokal, Senin (4/5/2026). Dok_NT

Yan P. Mandenas meninjau dapur MBG di SPPG Oyehe, Nabire, bersama pejabat daerah untuk memastikan kualitas makanan dan keterlibatan tenaga kerja lokal, Senin (4/5/2026). Dok_NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan P. Mandenas, meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Oyehe di Jalan Dr. Sam Ratulangi, Yayasan Gerbang Terang Timur, Senin (4/5/2026).

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan makanan bergizi sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat lokal.

Sejumlah pejabat turut mendampingi, antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah, Kepala Kepolisian Resor Nabire, Asisten II Setda Papua Tengah, hingga jajaran Badan Gizi Nasional dan unsur TNI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran mereka memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung program gizi di daerah.

Setibanya di lokasi, Mandenas langsung memeriksa proses pengolahan hingga distribusi makanan di dapur.

Ia mengapresiasi penataan dapur, terutama penggunaan piring gantung yang dinilai lebih higienis dan efisien.

“Penataan seperti ini bagus. Piring gantung membantu menjaga kebersihan dan kerapian dapur,” ujarnya.

Mandenas menegaskan bahwa dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib memprioritaskan tenaga kerja lokal serta bahan pangan dari masyarakat sekitar.

Ia memastikan pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Kami terus melakukan monitoring. Jika ada dapur yang tidak mengutamakan tenaga kerja dan pangan lokal, kami akan evaluasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Ops Cartenz Perkuat Keamanan, Warga Sinak Merasa Aman

Ia menjelaskan, program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Karena itu, dapur MBG harus menyerap hasil produksi petani, nelayan, peternak, dan pedagang lokal.

Mandenas juga mendorong peningkatan kualitas makanan melalui pengawasan ketat dan kolaborasi lintas sektor.

Ia meminta penyesuaian petunjuk teknis di Papua, termasuk standar harga per porsi agar sesuai kondisi daerah.

“Kami minta juknis disesuaikan dengan kondisi Papua agar program berjalan optimal,” ujarnya.

Selain itu, ia mengusulkan penambahan menu bergizi seperti telur dan susu untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Mandenas turut mengimbau orang tua agar tidak khawatir terhadap kualitas makanan di sekolah.

Ia memastikan makanan yang disajikan dalam program MBG segar dan layak konsumsi.

“Kami sudah mencicipi langsung. Makanannya segar dan cukup baik,” katanya.

Menurutnya, program ini membantu meringankan beban ekonomi keluarga karena anak-anak dapat makan di sekolah tanpa biaya tambahan.

“Kalau anak-anak makan di sekolah, pengeluaran orang tua bisa berkurang,” pungkasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Kepala SPPG Oyehe bersama Koordinator Wilayah menyerahkan piring gantung kepada Mandenas sebagai simbol dukungan terhadap program tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru