Polres Dogiyai: Nopison Tebai Terafiliasi KKB Kodap XI Odiyai

- Admin

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti usai kontak tembak di Distrik Dogiyai, Papua Tengah. Dok_HPPT.NT

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti usai kontak tembak di Distrik Dogiyai, Papua Tengah. Dok_HPPT.NT

Dogiyai, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Polres Dogiyai memastikan pria yang tewas dalam kontak tembak di Dogiyai, Nopison Tebai (21), diduga terafiliasi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) TPNPB-OPM Kodap XI Odiyai Dogiyai Batalyon 03 Degeianouda.

Kapolres Dogiyai AKBP Denis Arya Putra mengatakan aparat menemukan senjata api rakitan dan amunisi kaliber 5,56 milimeter saat mengamankan lokasi kejadian.

“Kita memastikan bahwa yang tewas saat kontak tembak tadi adalah anggota KKB. Pada saat kita amankan lokasi tempat kejadian perkara, dari tangannya kita temukan senjata api rakitan dan amunisi kaliber 5,56,” ujar Denis, Minggu (10/5/2026) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, aparat juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa tiga parang, satu kampak, busur panah, anak panah, telepon genggam, dan tas noken yang berisi dokumen organisasi kelompok KKB Kodap XI Odiyai/Dogiyai.

Menurut Denis, polisi turut menemukan foto di telepon genggam korban yang memperlihatkan pelaku mengenakan atribut KKB sambil memegang senjata api.

Baca Juga:  Mahasiswa Papua Tengah Konsolidasi Tolak DOB, Tambang, dan Militerisme

“Jadi ada beberapa dokumen dan buku yang dimiliki pelaku tentang struktur organisasi KKB Kodap XI Odiyai/Dogiyai dan KNPB,” katanya.

Kapolres menjelaskan bahwa aparat bergerak setelah menerima laporan masyarakat terkait aksi gangguan keamanan terhadap sopir lintas di jalur Trans Nabire–Paniai, tepatnya di Kampung Idadagi, Distrik Dogiyai.

Saat petugas tiba di lokasi, kelompok yang diduga KKB disebut langsung melakukan penembakan ke arah aparat sehingga polisi mengambil tindakan tegas dan terukur.

“Jadi saat kami merespon laporan masyarakat, langsung mendapat tembakan dari kelompok KKB. Kemudian anggota pun melakukan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan para pelaku,” jelasnya.

Meski demikian, Denis menegaskan informasi yang menyebut korban merupakan seorang pelajar masih dalam proses pendalaman.

“Kami berharap masyarakat tidak termakan isu-isu liar yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu. Informasi yang menyebut korban adalah pelajar belum dapat dipastikan kebenarannya dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru