TPNPB Kembali Keluarkan Pernyataan Jelang HUT Ke-81 RI, Klaim Situasi Wamena

- Admin

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

situasi keamanan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. TPNPB melalui siaran persnya menyampaikan pernyataan terkait pelaksanaan kegiatan HUT RI di wilayah tersebut. Dok_AS

situasi keamanan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. TPNPB melalui siaran persnya menyampaikan pernyataan terkait pelaksanaan kegiatan HUT RI di wilayah tersebut. Dok_AS

Wamena, Papua Pegunungan || Nabireterkini.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) melalui Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB kembali mengeluarkan pernyataan terkait rencana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah Papua, khususnya Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui siaran pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB pada Minggu (9/8/2026), dengan mencantumkan nama Mayor Ebarowak Gwijangge sebagai sumber informasi dari TPNPB Kodap III Ndugama Derakma.

Dalam siaran pers tersebut, TPNPB menyatakan penolakan terhadap pelaksanaan kegiatan peringatan HUT ke-81 RI di Kota Wamena maupun sejumlah wilayah Papua lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok tersebut juga menyampaikan seruan kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan peringatan kemerdekaan Indonesia yang mereka persoalkan.

TPNPB juga menyampaikan peringatan terkait aktivitas masyarakat di sejumlah ruas jalan Trans Wamena hingga wilayah kabupaten lainnya. Pernyataan tersebut disertai ancaman terhadap pihak-pihak yang menurut kelompok tersebut terlibat dalam kegiatan peringatan HUT RI.

Redaksi tidak mengutip secara rinci bagian ancaman kekerasan dalam siaran pers tersebut untuk menghindari penyebaran ancaman terhadap masyarakat sipil.

Dalam pernyataannya, TPNPB juga mengklaim bahwa anggota Kodap III Ndugama Derakma berada di sekitar wilayah Kota Wamena. Klaim mengenai keberadaan anggota kelompok tersebut maupun kondisi keamanan di lapangan masih memerlukan konfirmasi dari aparat keamanan dan sumber independen.

Baca Juga:  Kepala Suku Moora: Merah Putih Direbut dengan Perjuangan, Wajib Kita Jaga

Pernyataan tersebut disampaikan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan berlangsung pada 17 Agustus 2026. Pemerintah dan aparat keamanan sebelumnya telah menyiapkan berbagai kegiatan dalam rangka menyambut momentum tersebut di sejumlah wilayah Papua.

Selain persoalan peringatan HUT RI, siaran pers TPNPB juga memuat narasi mengenai sejumlah insiden bersenjata yang mereka klaim terjadi pada tahun-tahun sebelumnya di wilayah Papua Pegunungan.

TPNPB menyebut salah satu insiden yang mereka kaitkan dengan kematian seorang anggota kelompoknya di Kabupaten Nduga pada 2023. Mereka kemudian mengklaim melakukan aksi balasan terhadap aparat keamanan.

Klaim mengenai kronologi, jumlah korban, maupun kejadian yang disebutkan dalam siaran pers tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dalam laporan ini.

Sementara itu, aparat keamanan dan pemerintah daerah diharapkan memberikan informasi resmi mengenai perkembangan situasi keamanan di Kota Wamena dan wilayah sekitarnya, khususnya menjelang rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Masyarakat juga diimbau tetap mengutamakan keselamatan, mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan aparat keamanan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Nabireterkini.com akan memperbarui informasi ini setelah memperoleh konfirmasi resmi dari pihak terkait. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT