KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

- Admin

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi menyampaikan aspirasi dalam kegiatan demonstrasi di Kabupaten Nabire. KNPB Wilayah Nabire menyiapkan aksi mimbar bebas dan longmarch menuju Kantor DPR Papua Tengah pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dok_Pri-KNPB Nabire

Massa aksi menyampaikan aspirasi dalam kegiatan demonstrasi di Kabupaten Nabire. KNPB Wilayah Nabire menyiapkan aksi mimbar bebas dan longmarch menuju Kantor DPR Papua Tengah pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dok_Pri-KNPB Nabire

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire akan menggelar aksi penyampaian pendapat melalui mimbar bebas dan longmarch menuju Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Aksi tersebut mengangkat isu penolakan terhadap New York Agreement 1962 serta sejumlah persoalan yang dinilai KNPB berkaitan dengan kondisi kemanusiaan di Tanah Papua.

Menjelang pelaksanaan aksi, Solidaritas Pelajar Mahasiswa Papua Tengah mengadakan diskusi publik di sekitar Pasar Karang Tumaritis, Nabire, Rabu (12/8/2026). Diskusi tersebut membahas perkembangan situasi internasional, nasional, dan regional yang berkaitan dengan Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah diskusi, massa direncanakan melanjutkan kegiatan dengan mimbar bebas di depan Kios Panjang Pasar Karang Tumaritis. Selanjutnya, peserta aksi akan bergerak dari sejumlah titik kumpul menuju pusat pemerintahan Papua Tengah.

Siapkan Tiga Titik Kumpul

Panitia menetapkan tiga lokasi sebagai titik kumpul massa, yakni kawasan Wadio sekitar Hotel Adamant, Siriwini di depan RSUD Nabire, serta Pasar Karang.

Penanggung jawab aksi, Kris Mote, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyerahkan surat pemberitahuan kepada Polres Nabire pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 10.00 WIT.

Menurutnya, rangkaian kegiatan akan dimulai sekitar pukul 08.00 WIT dan melibatkan sejumlah organisasi serta elemen masyarakat. Panitia memperkirakan sekitar 1.000 orang akan mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami meminta aparat TNI-Polri mengawal aksi ini hingga ke Gedung DPR Papua Tengah mulai pukul 08.00 WIT sampai selesai, agar kegiatan dapat berlangsung aman dan kondusif,” kata Kris Mote.

Kris juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengarahkan peserta untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Selain itu, koordinator lapangan akan melakukan koordinasi di masing-masing titik sebelum massa bergerak menuju Kantor DPR Papua Tengah.

Baca Juga:  Genap 19 Tahun Mengabdi, Paula Pakage Tetap Dampingi Masyarakat Terdampak HIV/AIDS

Soroti New York Agreement 1962

Juru Bicara Nasional KNPB, Ogram Wanimbo, mengatakan momentum 15 Agustus menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk menyampaikan protes terhadap New York Agreement 1962.

Menurut Ogram, KNPB menilai kesepakatan tersebut tidak melibatkan perwakilan rakyat Papua dalam proses penentuannya. Karena itu, KNPB mengajak organisasi dan kelompok masyarakat yang memiliki aspirasi serupa untuk menyampaikannya melalui aksi damai.

“15 Agustus 1962–15 Agustus 2026 merupakan momentum untuk memprotes New York Agreement,” ujar Ogram.

Sementara itu, Penanggung Jawab Aksi I sekaligus Koordinator Lapangan, Ando Douw, menyampaikan bahwa isu kemanusiaan menjadi salah satu fokus utama dalam aksi tersebut.

“Papua saat ini berada dalam situasi darurat militer dan kemanusiaan. Kami mendesak pemulangan serta penanganan menyeluruh bagi para pengungsi di Tanah Papua agar dapat kembali ke kampung halaman mereka,” kata Ando.

Ia juga menyampaikan sejumlah tuntutan terkait perlindungan hak masyarakat adat Papua.

Panitia Imbau Masyarakat

Menjelang pelaksanaan aksi, Kris Mote mengimbau masyarakat di Nabire untuk memperhatikan kemungkinan perubahan aktivitas pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Ia meminta masyarakat menyelesaikan kebutuhan dan aktivitas penting sebelum hari pelaksanaan aksi. Pada hari pelaksanaan, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi di lapangan.

Panitia juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban, keselamatan masyarakat, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan umum.

Dengan koordinasi antara panitia, peserta aksi, dan aparat keamanan, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (*)

Penulis : Alvira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT