KNPB Gorontalo Sampaikan Materi Sejarah Papua Barat dalam Pengkaderan IMAPENAPANDODE

- Admin

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KNPB Konsulat Gorontalo saat menyampaikan materi sejarah perjuangan Papua Barat dalam kegiatan pengkaderan anggota baru IMAPENAPANDODE Gorontalo 2026, Selasa (25/8/2026). Dok_KNPB Gorontalo

KNPB Konsulat Gorontalo saat menyampaikan materi sejarah perjuangan Papua Barat dalam kegiatan pengkaderan anggota baru IMAPENAPANDODE Gorontalo 2026, Selasa (25/8/2026). Dok_KNPB Gorontalo

Nabireterkini.com || GORONTALO – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Konsulat Gorontalo menjadi pemateri dalam kegiatan pengkaderan anggota baru Ikatan Mahasiswa Pelajar Nabire, Paniai, Puncak, Dogiyai, dan Deiyai (IMAPENAPANDODE) Gorontalo, (25/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, KNPB Konsulat Gorontalo menyampaikan materi mengenai sejarah perjuangan bangsa Papua Barat kepada mahasiswa dan pelajar asal wilayah Meepago yang sedang menempuh pendidikan di Gorontalo.

Materi yang disampaikan mencakup sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Papua, antara lain Trikora pada 1961, New York Agreement pada 1962, Perjanjian Roma, pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) pada 1969, serta Proklamasi Papua Barat pada 1 Juli 1971.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KNPB menyampaikan materi tersebut sebagai bagian dari pendidikan sejarah dan politik bagi anggota baru IMAPENAPANDODE. Menurut KNPB, pemahaman terhadap sejarah penting bagi mahasiswa agar mereka dapat memahami berbagai perspektif mengenai persoalan politik Papua.

Dalam pemaparannya, KNPB menjelaskan pandangan organisasi mengenai peristiwa 1 Desember 1961 dan pelaksanaan Trikora pada 19 Desember 1961. KNPB juga membahas New York Agreement yang ditandatangani pada 15 Agustus 1962 dan melibatkan Indonesia, Belanda, serta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga:  Marsel Asyerem: Keselamatan Siswa Prioritas, SPPG Lani Ditutup Sementara

Selain itu, materi mencakup Perjanjian Roma, proses pengalihan administrasi Papua, serta persiapan pelaksanaan Pepera 1969.

KNPB menyampaikan pandangan bahwa pelaksanaan Pepera 1969 tidak memenuhi prinsip demokrasi karena hanya melibatkan sejumlah perwakilan masyarakat Papua. Pandangan tersebut menjadi salah satu bagian utama dari materi sejarah yang disampaikan kepada peserta.

Materi selanjutnya membahas Proklamasi Papua Barat pada 1 Juli 1971. KNPB menyampaikan bahwa peristiwa tersebut merupakan bagian dari sejarah perjuangan politik Papua Barat.

KNPB Konsulat Gorontalo menekankan bahwa pendidikan sejarah bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai latar belakang sejarah serta berbagai persoalan politik Papua.

“Kader harus mengetahui dari mana kita berasal, apa yang terjadi pada bangsa kita, dan ke mana kita akan melangkah,” ujar pemateri KNPB dalam kegiatan tersebut.

KNPB berharap para kader IMAPENAPANDODE Gorontalo dapat memahami materi sejarah secara kritis dan menjadikannya sebagai bagian dari proses pendidikan selama berada di tanah rantau. (*)

Penulis : Red

Sumber Berita: KNPB Gorontalo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-16 Sektor Sekomo Jadi Momentum Refleksi dan Penguatan Kader
Lindungi Generasi Muda, Kapolda Papua Tengah Ajak Jemaat GKI Malompo Cegah Narkoba
Kapolres Nabire Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan Lewat Program Minggu Kasih
Turnamen Catur HKJSM Jadi Momentum Pengembangan Atlet di Papua Tengah
Solidaritas Mahasiswa Paniai Desak Penarikan Pasukan dan Penyelesaian Persoalan HAM
Penangkapan DPO Brigpol Ronald Enok, Penyidik Dalami Keterlibatan Pihak Lain
Green Policing Hadir di Pasar Bersama, Polri Perkuat Kepedulian Lingkungan
Soroti Situasi Paniai, Mahasiswa Gorontalo Sampaikan Sembilan Tuntuta
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 23:42 WIT

HUT ke-16 Sektor Sekomo Jadi Momentum Refleksi dan Penguatan Kader

Minggu, 8 November 2026 - 22:57 WIT

Lindungi Generasi Muda, Kapolda Papua Tengah Ajak Jemaat GKI Malompo Cegah Narkoba

Minggu, 8 November 2026 - 22:07 WIT

Kapolres Nabire Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan Lewat Program Minggu Kasih

Minggu, 8 November 2026 - 14:46 WIT

Turnamen Catur HKJSM Jadi Momentum Pengembangan Atlet di Papua Tengah

Sabtu, 7 November 2026 - 16:30 WIT

Solidaritas Mahasiswa Paniai Desak Penarikan Pasukan dan Penyelesaian Persoalan HAM

Berita Terbaru