KNPB Gelar Aksi di Sentani, Perjanjian New York 1962 Jadi Sorotan

- Admin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa KNPB berkumpul di kawasan Pos 7 Sentani, Kabupaten Jayapura, saat menyampaikan aspirasi pada Sabtu (15/8/2026). Dok_NN

Massa KNPB berkumpul di kawasan Pos 7 Sentani, Kabupaten Jayapura, saat menyampaikan aspirasi pada Sabtu (15/8/2026). Dok_NN

Sentani, Papua || Nabireterkini.com — Massa Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menggelar aksi di kawasan Pos 7 Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (15/8/2026). Massa yang diperkirakan mencapai sekitar seribuan orang berkumpul setelah rencana menuju Kantor Bupati Jayapura terhenti akibat penghadangan aparat.

Ketua KNPB Wilayah Sentani, Sadrack Lagoan, mengatakan aksi tersebut merupakan aksi jilid kedua setelah aksi sebelumnya pada 3 Agustus 2026.

Menurutnya, massa awalnya tersebar di lima titik sebelum bergabung di Pos 7 Sentani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuan dan sasaran aksi sebenarnya mau ke Kantor Bupati Kabupaten Jayapura. Namun dalam aksi ini kami dihadang oleh aparat dan tidak diberikan ruang untuk sampai ke Kantor Bupati. Akhirnya kami mengambil titik alternatif dan menduduki mata jalan Pos 7 Sentani,” kata Sadrack.

Sadrack menyebut penghadangan terjadi di sejumlah titik. Kondisi tersebut membuat massa dari berbagai lokasi kemudian memilih Pos 7 sebagai titik berkumpul dan menyampaikan aspirasi.

Ia mengatakan aksi 15 Agustus membawa sejumlah isu yang menjadi perhatian KNPB. Di antaranya memperingati Perjanjian New York 15 Agustus 1962, persoalan rasisme, serta isu yang mereka sebut sebagai Papua Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan.

“Kami melihat bahwa ruang demokrasi benar-benar ditutup,” ujarnya.

Sadrack juga mengklaim aparat menggunakan water cannon saat melakukan pengamanan di salah satu titik. Menurutnya, massa dari beberapa lokasi kemudian dipukul mundur hingga akhirnya bergabung di Pos 7.

Baca Juga:  Wabup Nabire Tekankan Sinergi Tiga Pilar untuk Mewujudkan Kota yang Aman, Bersih, dan Tertib

Sementara itu, Wakil Koordinator Lapangan KNPB, Alfa Hisage, mengatakan pihaknya telah menyampaikan pemberitahuan terkait rencana aksi kepada pihak berwenang. Ia menilai massa seharusnya diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka.

“Kami sudah melayangkan surat-surat pemberitahuan. Itu kami patuhi undang-undang yang ada di negara ini. Tapi di balik itu mereka tidak memberikan ruang untuk kami jalan,” kata Alfa.

Alfa juga meminta evaluasi terhadap penanganan aksi massa oleh aparat kepolisian. Ia menilai sejumlah tindakan aparat dalam aksi sebelumnya terlalu represif.

Dalam keterangannya, Alfa menyebut tiga orang dari massa mengalami luka ringan dalam aksi di Sentani. Pernyataan mengenai adanya korban luka tersebut merupakan klaim dari pihak KNPB dan belum disertai keterangan medis independen.

Selain persoalan ruang demokrasi, KNPB menyampaikan tuntutan terkait situasi konflik dan persoalan kemanusiaan di Papua. Mereka meminta pemerintah mengevaluasi kembali pendekatan yang digunakan dalam penanganan konflik di Papua.

Hingga Sabtu siang, massa KNPB masih berada di kawasan Pos 7 Sentani. Aparat gabungan tetap melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Massa juga masih menyampaikan sejumlah aspirasi yang menjadi tuntutan mereka dalam aksi tersebut. Situasi di kawasan Pos 7 Sentani terus mendapat perhatian aparat dan masyarakat setempat. (*)

Penulis : Arief Aw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT