IPSPJ, Wadah Pelajar Papua di Jawa Timur yang Lahir dari Program ADEM

- Admin

Rabu, 9 September 2026 - 23:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IPSPJ menjadi wadah pelajar dan siswa Papua di Jawa Timur untuk membangun solidaritas, mengembangkan potensi, serta menjaga identitas dan budaya Papua di tanah perantauan. Dok_Agustinus Selegani sekertaris IPSPJ

IPSPJ menjadi wadah pelajar dan siswa Papua di Jawa Timur untuk membangun solidaritas, mengembangkan potensi, serta menjaga identitas dan budaya Papua di tanah perantauan. Dok_Agustinus Selegani sekertaris IPSPJ

Surabaya, Jawa Timur — Ikatan Pelajar dan Siswa Papua Jawa Timur (IPSPJ) menjadi wadah bagi pelajar dan siswa asal Papua yang menempuh pendidikan di Jawa Timur.

Organisasi ini berperan dalam membangun komunikasi, solidaritas, kekeluargaan, pengembangan potensi, serta pelestarian identitas budaya Papua di tanah perantauan.

Keberadaan IPSPJ tidak terlepas dari Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) yang digagas pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program tersebut memberikan kesempatan kepada putra-putri Papua dan Papua Barat untuk menempuh pendidikan tingkat menengah, seperti SMA dan SMK, di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jawa Timur.

Seiring bertambahnya jumlah siswa ADEM yang datang ke Jawa Timur, kebutuhan terhadap wadah komunikasi dan koordinasi semakin dirasakan.

Para pelajar membutuhkan ruang untuk berbagi pengalaman, membantu proses adaptasi, serta menghadapi berbagai tantangan selama menjalani pendidikan jauh dari daerah asal.

Dari kebutuhan tersebut, kemudian terbentuk organisasi yang pada awalnya dikenal sebagai Ikatan Pelajar ADEM Jawa Timur. Organisasi itu semula berfokus pada pelajar peserta program ADEM.

Namun, seiring bertambahnya jumlah pelajar Papua di Jawa Timur, muncul gagasan untuk membangun wadah yang lebih luas dan inklusif.

Gagasan perubahan nama tersebut dikaitkan dengan tokoh pelajar Papua, Sony Ndumpa. Ia mendorong terbentuknya organisasi yang dapat merangkul seluruh pelajar Papua yang menempuh pendidikan di Jawa Timur, tanpa membedakan latar belakang program pendidikan maupun beasiswa yang diterima.

Melalui musyawarah bersama anggota organisasi, nama Ikatan Pelajar dan Siswa Papua Jawa Timur atau IPSPJ kemudian dipilih. Nama tersebut dinilai lebih mampu menggambarkan visi organisasi yang terbuka dan inklusif.

Sony Ndumpa selanjutnya dipercaya sebagai Ketua Umum pertama IPSPJ setelah perubahan nama. Dalam perkembangannya, organisasi ini juga melibatkan pelajar dari berbagai daerah dan kelompok masyarakat Papua.

Keberagaman tersebut menjadi salah satu kekuatan IPSPJ. Para pelajar dari berbagai daerah dan suku dapat bertemu, berkomunikasi, serta membangun hubungan kekeluargaan selama berada di Jawa Timur.

Peran IPSPJ bagi Pelajar Papua

IPSPJ menjalankan sejumlah fungsi penting bagi pelajar Papua di Jawa Timur. Organisasi ini menjadi ruang bagi anggota untuk menyampaikan aspirasi, bertukar pengalaman, serta membicarakan berbagai persoalan yang dihadapi selama menjalani pendidikan.

Selain itu, IPSPJ berperan dalam pengembangan kapasitas anggota melalui kegiatan kepemimpinan, seminar, pelatihan, diskusi, dan kegiatan keterampilan.

Melalui kegiatan tersebut, anggota diharapkan tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berorganisasi dan kepemimpinan.

Sebagai organisasi pelajar Papua di tanah perantauan, IPSPJ juga memiliki peran dalam memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan Papua melalui kegiatan seni dan budaya.

Organisasi ini sekaligus menjadi ruang untuk membangun solidaritas dan kekeluargaan. Para anggota dapat saling membantu, berbagi pengalaman, serta memberikan dukungan ketika menghadapi persoalan selama berada di Jawa Timur.

Regenerasi Kepemimpinan

Perjalanan IPSPJ menunjukkan adanya proses regenerasi kepemimpinan. Sony Ndumpa tercatat sebagai Ketua Umum periode 2023–2025. Setelah masa kepemimpinannya berakhir, estafet organisasi berlanjut kepada Lukas Magai sebagai Ketua Umum periode 2025–2026.

Dalam kepengurusan periode 2025–2026, Paskalis Mbuligau menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua Umum, sedangkan Agustinus Selegani menjabat sebagai Sekretaris Umum.

Pergantian kepemimpinan tersebut menunjukkan upaya melanjutkan roda organisasi sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi berikutnya untuk mengambil peran.

Keterwakilan pengurus dari berbagai daerah dan kelompok masyarakat Papua juga menjadi bagian penting dalam perjalanan IPSPJ. Kondisi tersebut mencerminkan keberagaman geografis dan sosial budaya Papua sehingga organisasi membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga komunikasi serta menjembatani berbagai latar belakang anggota.

Baca Juga:  GPMI-I Desak DPR Papua Tengah Bentuk Pansus Kemanusiaan untuk Intan Jaya

Peran Alumni

Selain pelajar yang sedang menempuh pendidikan, alumni juga memiliki posisi penting dalam mendukung keberlangsungan organisasi.

Salah satu nama yang disebut memiliki peran dalam fase awal perjalanan organisasi adalah Ones Belau, alumni ADEM Jawa Timur.

Pengalaman alumni dinilai dapat menjadi jembatan antara generasi sebelumnya dengan generasi pelajar yang sedang menjalankan organisasi saat ini.

Keterlibatan alumni juga menunjukkan bahwa perjalanan ADEM tidak berhenti setelah seorang pelajar menyelesaikan pendidikan. Pengalaman yang diperoleh dapat menjadi modal untuk memberikan kontribusi kepada organisasi dan masyarakat.

Dalam bahan sejarah IPSPJ, organisasi ini disebut memiliki posisi dalam struktur organisasi ADEM. Status tersebut memberikan ruang bagi IPSPJ untuk menjalankan perannya sebagai wadah pelajar Papua di Jawa Timur.

Namun, penguatan organisasi tetap membutuhkan tata kelola yang baik, regenerasi yang teratur, serta komunikasi antara pengurus, anggota, alumni, dan pihak-pihak terkait.

Tantangan Organisasi

Sebagai organisasi pelajar dengan anggota yang berasal dari berbagai daerah dan tersebar di wilayah Jawa Timur, IPSPJ menghadapi sejumlah tantangan.

Keterbatasan dana, fasilitas, transportasi, serta sumber daya manusia menjadi salah satu persoalan yang dapat memengaruhi pelaksanaan program organisasi.

Koordinasi dan komunikasi juga menjadi tantangan karena jarak antarkota serta kesibukan anggota sebagai pelajar dan mahasiswa. Untuk itu, organisasi membutuhkan sistem komunikasi yang efektif dan terbuka.

Selain itu, pelajar Papua harus beradaptasi dengan lingkungan pendidikan dan sosial yang baru. Perbedaan budaya, kebiasaan, bahasa, serta lingkungan sosial dapat menjadi tantangan tersendiri. Dalam kondisi tertentu, stereotip dan diskriminasi juga perlu mendapat perhatian.

IPSPJ dapat berperan sebagai ruang pendampingan dan solidaritas bagi anggota yang membutuhkan dukungan dalam proses adaptasi.

Sebagai organisasi pelajar, IPSPJ juga perlu menjaga keseimbangan antara aktivitas organisasi dan tanggung jawab pendidikan. Kegiatan organisasi perlu dirancang secara proporsional agar tidak menghambat proses akademik anggota.

Regenerasi menjadi faktor penting bagi keberlangsungan organisasi. IPSPJ membutuhkan kader-kader baru yang mampu melanjutkan program sekaligus menghadirkan gagasan sesuai perkembangan zaman.

Harapan bagi Generasi Muda Papua

Perjalanan IPSPJ memperlihatkan bahwa organisasi ini lahir dari kebutuhan nyata pelajar Papua di Jawa Timur. Berawal dari wadah yang berkaitan dengan program ADEM, organisasi tersebut berkembang menjadi ruang yang lebih inklusif bagi pelajar dan siswa Papua.

Perubahan itu tidak hanya menyangkut nama, tetapi juga memperluas identitas dan ruang gerak IPSPJ. Regenerasi kepemimpinan menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan, sementara keterlibatan alumni memberikan pengalaman dan perspektif bagi generasi berikutnya.

Di tengah berbagai tantangan, IPSPJ memiliki peluang untuk terus berkembang sebagai organisasi yang menghubungkan pelajar Papua di Jawa Timur sekaligus membantu membangun sumber daya manusia yang kelak dapat berkontribusi bagi Papua.

IPSPJ bukan sekadar tempat berkumpulnya pelajar dan siswa Papua. Organisasi ini menjadi ruang untuk membangun persaudaraan, mengembangkan kemampuan, menjaga identitas budaya, menyampaikan aspirasi, serta menyiapkan generasi muda Papua agar mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan Indonesia.

Semangat persatuan dan solidaritas menjadi fondasi penting agar IPSPJ terus tumbuh mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan akar sejarah dan tujuan awal pembentukannya. (*)

Penulis : Arief Aw

Sumber Berita: Agustinus Selegani sekertaris IPSPJ, Bahan sejarah dan keterangan organisasi IPSPJ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Retribusi Sampah CFD Nabire Dipersoalkan, UMKM Minta Bayar Saat Jualan
Potensi Laut Papua Tengah Dipetakan Lewat SIBAPATENGA
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Senin, 28 September 2026 - 17:40 WIT

Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang

Senin, 28 September 2026 - 17:21 WIT

DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT