Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Pemerintah Kelurahan Oyehe mulai menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat di 15 RT sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pangan warga. Penyaluran berlangsung secara bertahap di Kantor Lurah Oyehe, Distrik Nabire, Jumat (11/9/2026).
Lurah Oyehe, Yohan Marei, mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan berdasarkan data penerima yang telah tersedia dengan memprioritaskan warga yang benar-benar berhak mendapatkan bantuan.
“Kami akan membagi sesuai dengan data dan fokus kepada masyarakat yang betul-betul berhak. Dengan begitu, kami berharap beras yang ada bisa mencukupi untuk warga,” ujar Yohan Marei.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kelurahan Oyehe mendapat alokasi 20 ton beras untuk masyarakat yang tersebar di 15 RT. Namun, Yohan menyebut jumlah tersebut belum tentu mampu memenuhi seluruh kebutuhan warga karena jumlah penduduk terus bertambah, termasuk warga yang datang dari daerah lain.
Penyaluran Diawasi Berbagai Pihak
Untuk menjaga proses pembagian tetap tertib dan transparan, sejumlah pihak turut melakukan pengawasan. Mereka antara lain anggota kepolisian dari Pos Kota, Babinsa, perwakilan Bulog, Kepala Distrik, serta jajaran terkait.
Kehadiran berbagai unsur tersebut bertujuan memastikan pembagian bantuan berlangsung sesuai data dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan.
Yohan menjelaskan, keterbatasan kuota menjadi salah satu tantangan dalam proses penyaluran. Karena itu, pihak kelurahan mengatur pembagian dengan mempertimbangkan data dan kebutuhan keluarga penerima.
Pada tahap awal, petugas menyalurkan bantuan kepada warga dari RT 1 hingga RT 8. Selanjutnya, penyaluran akan berlanjut untuk warga RT 9 hingga RT 15 dengan waktu pelaksanaan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Setiap RT juga memiliki tanggung jawab membawa dan menyerahkan warganya sesuai data penerima yang telah ditetapkan. Warga yang menerima bantuan diminta mengikuti ketentuan administrasi selama proses pembagian berlangsung.
Kelurahan Evaluasi Penyaluran
Yohan mengatakan pihak kelurahan akan terus memantau perkembangan penyaluran dari total 20 ton beras yang tersedia.
Apabila masih terdapat warga yang belum menerima bantuan, pihak kelurahan akan menjadikan kondisi tersebut sebagai bahan evaluasi dan laporan kepada pihak terkait yang menangani program bantuan beras.
“Kami berharap semua warga yang berhak bisa mendapatkan bagian. Kalau pembagian dilakukan sesuai data dan kebutuhan keluarga, kami yakin bantuan ini bisa lebih merata,” katanya.
Menurut Yohan, pengawasan bersama juga penting untuk memastikan penyaluran kali ini berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
“Kami semua bekerja sama supaya pembagian ini benar-benar merata dan berjalan lancar. Kepala distrik juga turun langsung ke lapangan untuk melihat prosesnya,” jelasnya.
Utamakan Ketepatan Sasaran
Pemerintah Kelurahan Oyehe berharap bantuan beras tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, keterlibatan aparat keamanan, pemerintah distrik, Bulog, dan unsur terkait diharapkan dapat memperkuat pengawasan selama proses penyaluran berlangsung.
Dengan pembagian berdasarkan data serta pengawasan bersama, Pemerintah Kelurahan Oyehe berupaya memastikan bantuan pangan tersebut diterima masyarakat secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. (*)
Penulis : Arief Aw
Sumber Berita: Keterangan Lurah Oyehe Yohan Marei dalam kegiatan penyaluran bantuan beras kepada masyarakat di Kelurahan Oyehe.













