Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Kontingen tenis meja Papua Tengah akan berpartisipasi dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Meja Kelompok Umur 2026 yang diselenggarakan di Baywalk Pingpong Center, Lantai 3 Baywalk Mall, Jakarta Utara, pada 21–28 September 2026.
Selain mengikuti Kejurnas, kontingen Papua Tengah juga akan berpartisipasi dalam kegiatan penataran dan sertifikasi nasional bagi wasit dan pelatih yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026 di lokasi yang sama.
Kontingen dijadwalkan berangkat dari Papua Tengah menuju Jakarta pada 17 September 2026 menggunakan pesawat dengan rute transit melalui Ambon dan Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Manajer tim Papua Tengah, H. Syamsul Akmar, akan mendampingi lima atlet yang dipersiapkan untuk mengikuti ajang nasional tersebut.
Lima atlet tenis meja Papua Tengah yang akan mengikuti Kejurnas adalah:
1. Fajar Asduri
2. H. Alamsyah
3. Rudolof Abas
4. Syahbudin Fabanyo
5. H. Slamet Haryono Temarwud
Kelima atlet tersebut juga akan mengikuti kegiatan penataran pelatih pada 19–20 September 2026. Keikutsertaan dalam program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas serta memperoleh sertifikasi kepelatihan tingkat nasional.
Sementara itu, PB PTMSI melalui Surat Edaran Nomor 100/PBPTMSI/VII/2026 tertanggal 30 Juli 2026 menetapkan bahwa Kejurnas Tenis Meja Kelompok Umur 2026 berlangsung pada 21–28 September 2026.
Kejurnas tahun ini mempertandingkan berbagai kategori kelompok umur hingga tingkat senior. Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi atlet dari berbagai daerah untuk mengukur kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding di tingkat nasional.
Bagi kontingen Papua Tengah, keikutsertaan dalam Kejurnas tidak semata-mata berorientasi pada hasil pertandingan. Rangkaian kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam olahraga tenis meja melalui pendidikan dan sertifikasi kepelatihan.
Penataran wasit dijadwalkan berlangsung pada 19–28 September 2026, dengan materi teori pada 19–20 September dan praktik selama pelaksanaan Kejurnas pada 21–28 September. Sementara itu, penataran pelatih berlangsung pada 19–20 September 2026.
Keikutsertaan atlet dan pengurus Papua Tengah dalam rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman baru serta memperkuat pembinaan tenis meja di daerah.
Melalui partisipasi dalam kompetisi dan peningkatan kapasitas kepelatihan, Papua Tengah diharapkan mampu membangun sistem pembinaan yang semakin terarah.
Dengan demikian, talenta-talenta muda tenis meja dapat berkembang dan bersaing di tingkat nasional.
Kontingen Papua Tengah juga berharap keberangkatan dan keikutsertaan dalam agenda nasional tersebut memperoleh dukungan dari berbagai pihak agar pembinaan olahraga tenis meja di Papua Tengah dapat terus berkembang secara berkelanjutan. (*)
Penulis : Arief Aw













