DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab

- Admin

Senin, 28 September 2026 - 17:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus DPC APRI Kabupaten Nabire saat mendatangi Kantor Kesbangpol Nabire, Senin (28/9/2026), dalam rangka penguatan kelembagaan organisasi. Dok_Arief NT

Pengurus DPC APRI Kabupaten Nabire saat mendatangi Kantor Kesbangpol Nabire, Senin (28/9/2026), dalam rangka penguatan kelembagaan organisasi. Dok_Arief NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (DPC APRI) Kabupaten Nabire mendatangi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nabire, Senin (28/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari proses pendaftaran dan penguatan keberadaan organisasi APRI di Kabupaten Nabire, khususnya dalam membangun koordinasi kelembagaan dengan pemerintah daerah.

Rombongan APRI Nabire dipimpin Ketua DPC APRI Nabire, Welly Ronsumber. Ia didampingi perwakilan Dewan Pengurus Pusat (DPP) APRI Bidang Pengembangan SDM sekaligus Pembina/Penasihat DPC APRI Nabire, Yudhi Wirawan, ST., bersama jajaran pengurus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, APRI memperkenalkan konsep Responsible Mining Community (RMC) sebagai wadah bagi penambang rakyat untuk mengembangkan kegiatan pertambangan yang bertanggung jawab.

Konsep tersebut mendorong penambang rakyat membangun kelompok, terutama melalui koperasi, serta mengurus legalitas kegiatan pertambangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Legalitas yang menjadi perhatian antara lain Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), IUP Kecil, hingga Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB), sesuai jenis kegiatan dan ketentuan perizinan.

Selain aspek legalitas, APRI mendorong penerapan keselamatan kerja dan praktik pertambangan yang baik.

Organisasi juga memasukkan aspek perlindungan lingkungan dalam pengelolaan kegiatan pertambangan.

Melalui konsep RMC, APRI turut mendorong pengelolaan sisa hasil pengolahan tambang dan area bekas tambang.

Organisasi juga mengarahkan penambang untuk mengembangkan nilai tambah atau hilirisasi serta usaha alternatif bagi masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.

Baca Juga:  Aliansi Pengusaha OAP Mimika Soroti Dugaan Intervensi Proyek Pokir, Minta Pemda Perkuat Transparansi

Selanjutnya, APRI menempatkan peningkatan kapasitas perempuan, pengembangan akses pasar formal, pembukaan lapangan kerja,

serta peningkatan pendapatan masyarakat sebagai bagian dari agenda penguatan pertambangan rakyat.

APRI menjelaskan bahwa RMC dapat menjadi wadah untuk mengorganisir penambang rakyat sekaligus memperkuat komunikasi dan penyampaian aspirasi kepada pemerintah.

Setelah kelompok RMC terbentuk, pengurus dan anggotanya dapat mengikuti pembinaan melalui struktur DPC APRI sesuai mekanisme organisasi.

Perkuat Organisasi di Tingkat Daerah

Pengurus APRI Nabire menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan di daerah penting untuk membangun komunikasi antara penambang rakyat dan pemerintah.

Dengan organisasi yang lebih terstruktur, APRI berharap penambang rakyat dapat memahami aspek legalitas, keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, serta tata kelola kegiatan pertambangan.

Berdasarkan dokumen organisasi yang disampaikan, APRI memiliki Akta Notaris Nomor 778 tanggal 20 November 2023 dan SK Kementerian Hukum dan HAM Nomor AHU-0001714.AH.91.08 Tahun 2023.

Melalui pendaftaran dan penguatan kelembagaan tersebut, DPC APRI Nabire berharap keberadaan penambang rakyat di wilayah Nabire dapat semakin terorganisir serta memiliki ruang komunikasi yang lebih jelas dengan pemerintah.

APRI juga mendorong agar kegiatan pertambangan rakyat berjalan dengan memperhatikan ketentuan hukum, keselamatan pekerja, kelestarian lingkungan, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Organisasi membawa semangat:

“Tambang Rakyat Liar, Oknum Sejahtera: Tambang Rakyat Legal, Rakyat Sejahtera!”

Penulis : Arief Aw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Retribusi Sampah CFD Nabire Dipersoalkan, UMKM Minta Bayar Saat Jualan
Potensi Laut Papua Tengah Dipetakan Lewat SIBAPATENGA
Jesicca Urbinas: Perempuan dan Pemuda Punya Peran Jaga Kedamaian Papua
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Senin, 28 September 2026 - 17:40 WIT

Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang

Senin, 28 September 2026 - 17:21 WIT

DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT