Badan Industri Mineral Hadir Dorong Nilai Tambah Sumber Daya Mineral Indonesia

- Admin

Senin, 27 Juli 2026 - 20:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Industri Mineral, Brian Yuliarto, memimpin upaya penguatan riset, pengembangan teknologi, dan hilirisasi mineral strategis sebagai bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2025. Dok_Ist.NT

Kepala Badan Industri Mineral, Brian Yuliarto, memimpin upaya penguatan riset, pengembangan teknologi, dan hilirisasi mineral strategis sebagai bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2025. Dok_Ist.NT

Jakarta || Nabireterkini.com – Pemerintah telah membentuk Badan Industri Mineral (BIM) guna mempercepat riset, pengembangan teknologi, serta peningkatan nilai tambah mineral strategis nasional.

Pembentukan ini ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) No. 76 Tahun 2025 yang mulai berlaku pada 19 Juni 2025.

BIM merupakan lembaga nonstruktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden Republik Indonesia, dengan tujuan memperkuat penguasaan teknologi mineral, meningkatkan daya saing industri, serta mendorong ekonomi berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indonesia memiliki cadangan mineral strategis yang besar, namun pengembangannya memerlukan dukungan data yang akurat, riset, inovasi, sumber daya manusia, penguatan industri, serta regulasi yang memadai untuk menghasilkan produk bernilai tambah tinggi.

Ruang lingkup kerja BIM mencakup mineral radioaktif, logam tanah jarang, serta mineral untuk industri pertahanan, baik yang berasal dari komoditas utama maupun ikutan pertambangan.

BIM bertugas mempercepat kegiatan riset dan pengembangan agar Indonesia tidak hanya mengekspor bahan mentah, tetapi juga mampu menghasilkan produk berbasis teknologi tinggi.

Fungsi BIM meliputi koordinasi pengembangan mineral strategis, penguatan basis data sumber daya, pelaksanaan riset dan pengembangan teknologi, serta fasilitasi hilirisasi hasil penelitian ke sektor industri.

Baca Juga:  Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Selain itu, BIM mendorong kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, dan pelaku industri untuk mempercepat inovasi di bidang mineral strategis.

Pemerintah menegaskan bahwa BIM bukan merupakan perusahaan pertambangan dan tidak memiliki kewenangan dalam penerbitan perizinan usaha pertambangan.

Fokus utama BIM adalah pada aspek riset, pengelolaan data, inovasi, serta penyusunan rekomendasi kebijakan, dengan koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan sektor industri.

BIM diharapkan dapat memperkuat penguasaan teknologi mineral dari hulu hingga hilir, sehingga Indonesia tidak lagi bergantung pada ekspor bahan mentah.

Pengembangan ini ditargetkan mampu meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan.

BIM dipimpin oleh Dewan Pengarah yang diketuai oleh Menteri Pertahanan, bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Panglima TNI, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Presiden Republik Indonesia telah melantik Brian Yuliarto sebagai Kepala BIM pada 25 Agustus 2025 melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 77/P Tahun 2025.

Keberadaan BIM diharapkan dapat memperkuat hilirisasi mineral strategis berbasis inovasi dan teknologi, sehingga memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pembangunan nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Retribusi Sampah CFD Nabire Dipersoalkan, UMKM Minta Bayar Saat Jualan
Potensi Laut Papua Tengah Dipetakan Lewat SIBAPATENGA
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Senin, 28 September 2026 - 17:40 WIT

Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang

Senin, 28 September 2026 - 17:21 WIT

DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT