Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Coach Syarifudin, S.Hut., pelatih Tim Futsal Makamagu Papua FC, resmi menerima sertifikat kursus kepelatihan futsal tingkat nasional yang diselenggarakan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Syarifudin menyampaikan kabar tersebut saat diwawancarai melalui WhatsApp, Selasa (9/9/2026). Ia menjelaskan, sertifikat itu baru diterimanya hampir sembilan bulan setelah mengikuti kursus kepelatihan pada 11–17 November 2025 di Yogyakarta.
Kursus tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Futsal Provinsi Yogyakarta. Sebelumnya, Syarifudin hanya memiliki surat keterangan lulus atau surat keterangan telah mengikuti kursus kepelatihan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kini, sertifikat resmi yang ditandatangani Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah berada di tangannya.
“Alhamdulillah, puji Tuhan. Hari ini sertifikat kursus kepelatihan futsal tingkat nasional sudah berada di tangan kami. Dengan demikian, kami telah dinyatakan memiliki lisensi secara resmi,” ujar Syarifudin saat diwawancarai melalui WhatsApp, (9/9/2026).
Menurutnya, lisensi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan di bidang kepelatihan futsal. Ia juga berencana melanjutkan pendidikan kepelatihan ke tingkat yang lebih tinggi, yakni lisensi AFC atau level Asia.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk ke depannya mengambil level yang lebih tinggi, yaitu level AFC atau level Asia. Kami memohon dukungan dari semua pihak,” katanya.
Syarifudin berharap pemerintah daerah melalui organisasi olahraga terkait memberikan dukungan terhadap perkembangan futsal di Papua Tengah.
Menurutnya, dukungan pemerintah penting untuk memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas pelatih, serta menciptakan kompetisi dan sistem pembinaan yang berkelanjutan.
Ia berharap perkembangan futsal Papua Tengah dapat berjalan selaras dengan provinsi-provinsi lain di Pulau Papua maupun daerah lain di Indonesia.
“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah melalui organisasi olahraga untuk perkembangan futsal, khususnya di Papua Tengah. Dengan dukungan dan pembinaan yang baik, kami berharap futsal Papua Tengah dapat semakin maju dan berkembang selaras dengan provinsi-provinsi lain di Pulau Papua maupun di Indonesia,” ujar Syarifudin.
Ia menilai peningkatan kualitas pelatih, pembinaan usia dini, kompetisi berkelanjutan, serta ketersediaan fasilitas latihan merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem futsal yang lebih baik di Papua Tengah.
“Harapannya, bukan hanya kami sebagai pelatih yang terus belajar, tetapi juga anak-anak muda kita mendapatkan ruang untuk berkembang. Jika pembinaan berjalan bersama dan mendapat dukungan dari semua pihak, saya yakin futsal Papua Tengah dapat semakin berkembang,” katanya.
Mendorong Pelatih Futsal Meningkatkan Kompetensi
Syarifudin berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi para pelatih dan pecinta futsal lainnya, khususnya di Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire.
Ia mendorong para pelatih mengikuti pendidikan kepelatihan secara resmi, terstruktur, dan sesuai prosedur agar proses pembinaan atlet memiliki landasan ilmu yang jelas.
“Untuk teman-teman atau rekan-rekan pecinta olahraga futsal, khususnya di Provinsi Papua Tengah, delapan kabupaten, dan terutama di Ibu Kota Nabire, mudah-mudahan dapat mengikuti jejak para pelatih untuk belajar dengan baik, terencana, dan terstruktur,” ujarnya.
Syarifudin mengatakan, pengalaman mengikuti kursus di Yogyakarta memberinya banyak pengetahuan dan pengalaman baru yang berbeda dari metode melatih yang selama ini diterapkan.
Ia telah melatih Tim Futsal Makamagu Papua FC sejak 2012. Namun, setelah mengikuti pendidikan kepelatihan selama sekitar satu pekan, ia menemukan berbagai metode dan pendekatan baru dalam melatih pemain.
“Saya sudah merasakan sendiri melatih tim kami, Futsal Makamagu Papua FC, sejak 2012. Namun, terdapat perbedaan antara metode yang kami terapkan selama ini dan setelah memperoleh ilmu serta pengalaman selama kurang lebih satu minggu di Jogja untuk mendapatkan lisensi tersebut. Banyak hal yang kami pelajari, dan perbedaannya sangat nyata,” tuturnya.
Karena itu, ia berharap para pelatih lain juga mengikuti pendidikan kepelatihan agar kualitas pembinaan futsal di Papua Tengah terus meningkat.
“Ya, mungkin dapat dikatakan bahwa saya merupakan salah satu yang pertama memperoleh lisensi di Nabire, khususnya lisensi kepelatihan futsal resmi dari PSSI,” katanya.
Makamagu Papua FC Memiliki Akademi Futsal
Selain meningkatkan kompetensi kepelatihan, Makamagu Papua FC juga telah memiliki Akademi Futsal Makamagu Papua FC sebagai wadah pembinaan pemain usia muda.
Menurut Syarifudin, akademi tersebut telah berjalan selama beberapa bulan dan melaksanakan latihan rutin setiap Minggu sore.
“Setiap hari Minggu sore, pukul 16.00 hingga 18.00 WIT, kami melaksanakan latihan. Terdapat kategori usia prasekolah, TK, SD, SMP, dan SMA,” jelasnya.
Akademi tersebut menjadi bagian dari fokus Makamagu Papua FC dalam membina pemain muda sejak usia dini. Kegiatan pembinaan juga didukung oleh pelatih dan asisten pelatih yang terlibat dalam program akademi.
Syarifudin berharap keberadaan akademi tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan dan pemahaman tentang futsal sejak usia dini.
Ia juga mengajak para pelatih dan pecinta futsal untuk terus meningkatkan kemampuan melalui pendidikan yang terstruktur.
“Ini juga menjadi penyemangat dan mudah-mudahan dapat menjadi contoh bagi teman-teman atau rekan-rekan lainnya, khususnya para pecinta olahraga futsal di mana pun berada,” ujarnya.
Menargetkan Lisensi AFC
Setelah memperoleh lisensi kepelatihan nasional, Syarifudin tidak ingin berhenti pada pencapaian tersebut. Ia menargetkan dapat mengikuti pendidikan kepelatihan tingkat AFC sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan membawa pengetahuan baru dalam pembinaan futsal di Nabire.
Ia berharap dukungan dari berbagai pihak dapat membantu pelatih lokal untuk terus berkembang.
“Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mendoakan kami, sehingga Coach Syarif hari ini telah memperoleh sertifikat lisensi secara resmi,” katanya.
Dengan bertambahnya pelatih berlisensi serta keberadaan akademi futsal, Syarifudin berharap pembinaan olahraga futsal di Papua Tengah, khususnya Nabire, semakin terarah dan mampu melahirkan pemain-pemain muda berprestasi.
“Bravo dan jayalah olahraga futsal Provinsi Papua Tengah. Salam olahraga. Jaya, jaya, jaya, jaya,” pungkasnya. (*)
Penulis : Arief Aw
Sumber Berita: Pernyataan Coach Syarifudin, S.Hut., pelatih Tim Futsal Makamagu Papua FC, saat diwawancarai melalui WhatsApp pada 9 September 2026.













