Kigamani, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Suasana sore di jalur Trans Nabire–Dogiyai mendadak berubah tegang ketika sebuah kendaraan mengalami kecelakaan tunggal di sekitar pertigaan Mapia, Sabtu (11/4/2026) pukul 15.00 WIT. Di tengah kepanikan, aparat kepolisian bergerak cepat memastikan keselamatan para korban.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar satu kilometer dari pertigaan Mapia, pada ruas jalan utama yang menghubungkan Nabire dan Dogiyai. Begitu menerima laporan, personel Polres Dogiyai langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP sekaligus mengevakuasi korban.
Petugas mengevakuasi tujuh korban dari lokasi kejadian dan segera membawa mereka ke RSUD Pratama Dogiyai untuk mendapatkan penanganan medis. Di antara korban, dua anak-anak mengalami luka berat sehingga tim medis merencanakan rujukan ke Nabire guna perawatan lanjutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, di tengah proses penanganan, situasi di sekitar lokasi sempat memanas. Sejumlah warga dilaporkan membakar kendaraan roda empat yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Aparat segera mengambil langkah cepat untuk mengendalikan situasi dan mencegah eskalasi lebih lanjut.
Di sisi lain, kepolisian terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kecelakaan. Petugas juga mendalami motif aksi pembakaran kendaraan serta memperkuat pengamanan di wilayah Mapia agar kondisi tetap kondusif.
Lebih dari sekadar penanganan insiden, respons cepat aparat menjadi penopang utama di tengah situasi darurat. Kehadiran polisi di lokasi tidak hanya memastikan evakuasi berjalan lancar, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat sekitar.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat berwenang.
Pada akhirnya, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan harus menjadi prioritas bersama. Kewaspadaan, kepatuhan terhadap aturan, dan ketenangan dalam menyikapi situasi menjadi kunci menjaga keamanan di ruang publik. (*)












