Kecelakaan di Jalur Nabire–Dogiyai, Tujuh Korban Dievakuasi

- Admin

Minggu, 12 April 2026 - 16:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kigamani, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Suasana sore di jalur Trans Nabire–Dogiyai mendadak berubah tegang ketika sebuah kendaraan mengalami kecelakaan tunggal di sekitar pertigaan Mapia, Sabtu (11/4/2026) pukul 15.00 WIT. Di tengah kepanikan, aparat kepolisian bergerak cepat memastikan keselamatan para korban.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar satu kilometer dari pertigaan Mapia, pada ruas jalan utama yang menghubungkan Nabire dan Dogiyai. Begitu menerima laporan, personel Polres Dogiyai langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP sekaligus mengevakuasi korban.

Petugas mengevakuasi tujuh korban dari lokasi kejadian dan segera membawa mereka ke RSUD Pratama Dogiyai untuk mendapatkan penanganan medis. Di antara korban, dua anak-anak mengalami luka berat sehingga tim medis merencanakan rujukan ke Nabire guna perawatan lanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, di tengah proses penanganan, situasi di sekitar lokasi sempat memanas. Sejumlah warga dilaporkan membakar kendaraan roda empat yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Aparat segera mengambil langkah cepat untuk mengendalikan situasi dan mencegah eskalasi lebih lanjut.

Baca Juga:  Mahasiswa Papua Tengah Konsolidasi Tolak DOB, Tambang, dan Militerisme

Di sisi lain, kepolisian terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kecelakaan. Petugas juga mendalami motif aksi pembakaran kendaraan serta memperkuat pengamanan di wilayah Mapia agar kondisi tetap kondusif.

Lebih dari sekadar penanganan insiden, respons cepat aparat menjadi penopang utama di tengah situasi darurat. Kehadiran polisi di lokasi tidak hanya memastikan evakuasi berjalan lancar, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat sekitar.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat berwenang.

Pada akhirnya, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan harus menjadi prioritas bersama. Kewaspadaan, kepatuhan terhadap aturan, dan ketenangan dalam menyikapi situasi menjadi kunci menjaga keamanan di ruang publik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPNPB Klaim Bertanggung Jawab atas Penyerangan Pos Militer di Yuguru
Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?
KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah
Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:30 WIT

TPNPB Klaim Bertanggung Jawab atas Penyerangan Pos Militer di Yuguru

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:57 WIT

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Berita Terbaru