Siber Patrol Ungkap Foto Palsu, Polisi Imbau Masyarakat Cek Fakta

- Admin

Rabu, 15 April 2026 - 19:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Di tengah derasnya arus informasi digital, kejujuran menjadi fondasi utama menjaga ketenangan masyarakat. Polda Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam melawan disinformasi dengan menindak penyebaran foto-foto yang diklaim sebagai korban meninggal dan luka berat, namun terbukti tidak benar.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Papua Tengah, Rabu (15/4/2026), Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav Robby Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir penyebaran informasi palsu yang berpotensi memicu keresahan publik.

“Setiap informasi yang disebarkan harus dapat dipertanggungjawabkan. Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak menyebarkan foto atau narasi yang belum terverifikasi. Jika terbukti melanggar, tentu akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Wakapolda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, penyidik telah melakukan verifikasi menyeluruh terhadap foto-foto yang beredar di media sosial. Hasilnya, tim tidak menemukan kesesuaian antara identitas korban dengan gambar yang tersebar. Selain itu, koordinasi dengan data kependudukan juga memastikan bahwa informasi tersebut tidak memiliki dasar yang valid.

Selanjutnya, aparat bergerak cepat dengan menerbitkan empat laporan polisi terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Langkah ini bertujuan menegakkan hukum sekaligus meminta pertanggungjawaban atas konten yang telah dikonsumsi publik.

Baca Juga:  Personel Polda Papua Tengah Gelar Jumat Bersih di Lahan Wono Rejo Nabire

Di sisi lain, tim patroli siber Polda Papua Tengah menemukan dua unggahan yang dipastikan hoaks karena tidak sesuai dengan waktu maupun lokasi kejadian sebenarnya.

Peristiwa yang terjadi di Dogiyai pada 31 Maret 2026 masih dalam proses penyelidikan. Karena itu, polisi mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan informasi yang akurat ke kantor kepolisian terdekat, baik polsek, Polres Dogiyai, maupun Polda Papua Tengah.

Lebih dari sekadar penegakan hukum, upaya ini mencerminkan kepedulian terhadap dampak sosial yang ditimbulkan oleh informasi palsu. Di tengah situasi yang sensitif, satu unggahan keliru dapat memicu keresahan luas.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan menyampaikan laporan berdasarkan fakta serta didukung bukti awal yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Langkah sederhana ini menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik.

Pada akhirnya, Polda Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam menjaga situasi kamtibmas.

Kepolisian juga mengingatkan bahwa setiap informasi yang beredar harus melalui proses verifikasi, karena kebenaran adalah kunci utama menjaga kedamaian bersama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BEM Fisip Uncen Klaim Kebijakan Dekan FK Uncen : Diskriminatif dan Cederai Hak Pendidikan OAP
Rektor USWIM Dorong Pelestarian Bahasa Papua Lewat Seminar Internasional
Nobar ” Pesta Babi” Di Asrama Puncak Nabire Berjalan Sukses dan Aman. Meki Tebai : Film Pesta Babi Bangkitkan Kesadaran Anak Muda Papua
Satgas Damai Cartenz Tanamkan Semangat Belajar kepada Pelajar di Sinak
Peredaran Ganja di Nabire Terbongkar, Dua Pelaku Diamankan
OD Alias IK Ditangkap Terkait Kasus Kerusuhan di Dogiyai
Nancy Raweyai: Papua Bukan Tanah Kosong, Hak Adat Harus Dihormati
Nobar “Pesta Babi” di Asrama Puncak Nabire, Norton Karubuy: Film Ini Buka Kesadaran Generasi Papua tentang Hak Masyarakat Adat
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55 WIT

BEM Fisip Uncen Klaim Kebijakan Dekan FK Uncen : Diskriminatif dan Cederai Hak Pendidikan OAP

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:49 WIT

Rektor USWIM Dorong Pelestarian Bahasa Papua Lewat Seminar Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:08 WIT

Nobar ” Pesta Babi” Di Asrama Puncak Nabire Berjalan Sukses dan Aman. Meki Tebai : Film Pesta Babi Bangkitkan Kesadaran Anak Muda Papua

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:48 WIT

Satgas Damai Cartenz Tanamkan Semangat Belajar kepada Pelajar di Sinak

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:56 WIT

OD Alias IK Ditangkap Terkait Kasus Kerusuhan di Dogiyai

Berita Terbaru