Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kegiatan Putar Kopi Seri 2 resmi digelar di Café Komoke, Jalan Merdeka Karang Mulia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Event ini berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Maret 2026, dengan menghadirkan kompetisi kopi yang mempertemukan para barista dan pegiat kopi dari Nabire dan sorong.
Ajang ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus unjuk kemampuan bagi para pecinta kopi, khususnya dalam kategori Manual Brew Competition yang menampilkan teknik penyeduhan terbaik dari para peserta.
Pada kategori tersebut, sejumlah barista tampil berhadapan dalam format kompetisi, yakni Kevin (Homebrew) melawan Ricko (Erauto), Rudi (Zayn Coffee) melawan Yoga (Sidji), Rahmat (Kasuari) melawan Keke (Minara), Dika (DC Kopi) melawan Arip (Dose), serta Winit (Warkop Rakyat Sorong) melawan Rasta (Kamrasa).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, kompetisi juga diramaikan dengan kategori tambahan yang menghadirkan pertandingan antar barista, di antaranya Tian vs Ahmad (Sua Rasa vs Suarasa), Aidil vs Acid (Dose vs Dose), Andika vs Hendra (Homebrew vs Rock N Roll), Fais vs Reno (Kamrasa vs Dose), Hardi vs Arya (Homebrew vs Inkopi), serta Gerry vs Gunawan (Gemini vs Emeral).
Kompetisi ini dinilai oleh dewan juri berpengalaman di bidang kopi, yaitu Reps Prayoga (Duany Kopi, Jayapura), Mr. Dinda (Mega Kopi & Toko Kopi Hujan Sore, Jayapura), Faisal (Kopi Kasuari), Erik (Rock N Roll Coffee), dan Wira (Dose Kopi). Kehadiran para juri profesional tersebut diharapkan mampu memberikan penilaian objektif sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi.
Kegiatan Putar Kopi Seri 2 turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Elieser Yogi, S.STP, M.Si (Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah), Vivian A. Gobay (Kepala Biro Umum Papua Tengah), Nancy Raweyai (Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem), Samuel D. Tatiratu, S.I.K (Kapolres Nabire), serta media partner KabarPapua.co, Papua Pos Nabire, dan Antara Papua. Dukungan juga datang dari Kopi Kasuari, CaTime, dan Telkomsel.
Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan, mencerminkan semakin berkembangnya budaya ngopi dan kreativitas barista lokal di Nabire.
Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, hingga pecinta kopi dalam satu semangat untuk memajukan kopi Papua ke level yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap dapat memperkuat ekosistem kopi lokal, memperluas jaringan antar pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan industri kopi di Papua Tengah. (*)












