Dari Lapangan ke Parlemen, Suara Rakyat Menggema di DPRPT

- Admin

Rabu, 8 April 2026 - 19:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Massa yang tergabung dalam Front Rakyat Bergerak menyampaikan delapan tuntutan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) dalam aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di Halaman DPRPT, Nabire, Selasa (7/4/2026).

Aksi tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Massa menyampaikan aspirasi secara langsung di halaman gedung DPRPT sebagai bentuk penyampaian pendapat di muka umum sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam dokumen yang diserahkan, Front Rakyat Bergerak memuat delapan poin tuntutan yang menyoroti berbagai isu strategis di Papua, mulai dari pengelolaan sumber daya alam hingga hak-hak masyarakat adat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama, massa menuntut penutupan PT Freeport Indonesia serta pengembalian hak kedaulatan kepada masyarakat Amungsa. Selain itu, mereka meminta pertanggungjawaban atas pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dinilai sepihak serta dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan.

Selanjutnya, mereka menolak rencana pengembangan Pulau Biak sebagai lokasi bandara antariksa dan pusat peluncuran satelit yang dinilai berpotensi berdampak pada tanah adat dan kehidupan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Sidang MDK 2026 Jadi Momentum Persatuan Gembala di Papua Tengah

Di sisi lain, tuntutan juga mencakup penghentian operasi militer di wilayah Papua serta penarikan aparat dari sejumlah daerah. Massa turut menyoroti proyek strategis nasional (PSN) di wilayah seperti Merauke dan Sorong yang dianggap berdampak pada penguasaan lahan dan sumber daya alam.

Selain itu, mereka meminta penghentian investasi dan eksploitasi sumber daya alam oleh pihak yang dinilai tidak sesuai ketentuan. Massa juga mengangkat isu hak penentuan nasib sendiri sebagai solusi demokratis bagi masyarakat Papua.

Pada poin terakhir, Front Rakyat Bergerak mengutuk kekerasan terhadap masyarakat sipil serta mendesak penegakan hukum terhadap pelaku pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Lebih lanjut, massa menegaskan bahwa seluruh tuntutan yang telah disampaikan tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh DPR Papua Tengah sebagai representasi rakyat di daerah.

Dokumen tuntutan tersebut ditutup dengan seruan solidaritas. Hingga aksi berakhir, situasi di Halaman DPRPT terpantau aman dan kondusif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Retribusi Sampah CFD Nabire Dipersoalkan, UMKM Minta Bayar Saat Jualan
Potensi Laut Papua Tengah Dipetakan Lewat SIBAPATENGA
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Senin, 28 September 2026 - 17:40 WIT

Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang

Senin, 28 September 2026 - 17:21 WIT

DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT