Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Komitmen mempercepat pembangunan infrastruktur kembali diwujudkan Pemerintah Kabupaten Nabire melalui peletakan batu pertama (ground breaking) Jembatan Perintis Garuda Aramco/Beton Tahun Anggaran 2026 di Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur TNI, aparat penegak hukum, serta pejabat daerah, sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pembangunan di wilayah Papua Tengah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Serma Asur S (Denlisano 2 Nabire), Letda CZI Rofi Marwan (Denzipur 12/OHH), Pelimon Maday (Kadin DPMK), Gilang TB (Hakim PN Nabire), Letkol Laut (P) Mario Marco Winarisi, S.T., M.Tr. Opsla (Danlanal Nabire), serta Runtuni S. Umbara dari Kejaksaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodam XVII/Cenderawasih, atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah.
“Kami menyampaikan terima kasih atas inisiatif dan dukungan TNI dalam pembangunan jembatan ini sebagai akses penting bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati.
Selanjutnya, ia menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan ini akan membuka akses yang lebih luas, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menyebut bahwa pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Pangdam XVII/Cenderawasih terkait pembangunan jembatan perintis sebagai sarana akses bagi masyarakat, khususnya di Kampung Waroki.
Bagi masyarakat Waroki, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi harapan akan masa depan yang lebih baik. Selama ini, keterbatasan akses menjadi tantangan dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari transportasi hingga distribusi hasil ekonomi.
Kehadiran jembatan diharapkan mampu menghubungkan wilayah yang sebelumnya terpisah, sekaligus membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Semangat gotong royong juga terlihat dari dukungan berbagai pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat yang menyambut positif pembangunan tersebut.
Wakil Bupati Nabire mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mendukung proses pembangunan dengan menjaga keamanan serta merawat hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bekerja maksimal, tepat waktu, serta tetap memperhatikan kualitas dan keselamatan kerja,” tegasnya.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Pemerintah Kabupaten Nabire optimistis infrastruktur di Kampung Waroki akan semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)












