Aplikasi “Siap MBG” Lahir di Nabire, Anak Papua Kawal Transparansi Program Nasional

- Admin

Sabtu, 18 April 2026 - 19:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Dari ujung timur Indonesia, inovasi digital kembali lahir dan membawa harapan baru bagi transparansi program nasional. Anak-anak muda Papua di Kabupaten Nabire menghadirkan aplikasi “Siap MBG”, sebuah sistem yang mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara menyeluruh, terukur, dan terbuka.

Penyampaian ini berlangsung di Cafe Emerald, Jalan Merdeka, Oyehe, Distrik Nabire, Sabtu (18/4/2026), saat Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Nabire, Marsel, memberikan keterangan kepada awak media.

Marsel menggagas langsung inovasi tersebut. Selanjutnya, ia mengajak putra-putri terbaik Papua, khususnya Nabire, untuk mewujudkan ide tersebut menjadi solusi nyata berbasis teknologi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan program MBG berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Karena itu, kami menghadirkan sistem yang mampu mengawasi seluruh proses dari awal hingga akhir,” tegas Marsel.

Lebih jauh, aplikasi Siap MBG mencatat dan mengontrol seluruh alur program. Sistem ini memantau pergerakan dana sejak masuk ke rekening, mengawasi proses pembelanjaan di tingkat masyarakat, hingga memastikan makanan diproduksi dengan baik di dapur. Selain itu, aplikasi ini juga membantu mengontrol kinerja tenaga kerja secara harian.

Tidak hanya itu, Marsel memastikan pihaknya akan membuka akses aplikasi tersebut kepada publik. Dengan langkah ini, masyarakat dapat memantau langsung perkembangan program MBG, termasuk transparansi penggunaan anggaran.

“Ke depan, masyarakat bisa mengakses secara langsung. Jadi publik tidak hanya menerima informasi, tetapi juga melihat sendiri bagaimana anggaran dikelola,” jelasnya.

Baca Juga:  Pintu Terkunci dan Bau Menyengat, Pria 57 Tahun Ditemukan Meninggal

Sementara itu, di balik inovasi ini, tersimpan kisah kuat tentang semangat anak-anak Papua yang memilih pulang untuk membangun tanah kelahirannya. Mereka lahir dan besar di Nabire, menempuh pendidikan hingga ke luar daerah bahkan luar negeri, lalu kembali dengan membawa pengetahuan dan pengalaman.

Namun demikian, mereka belum selalu mendapatkan ruang untuk berkarya. Melihat kondisi tersebut, Marsel mengambil langkah dengan merangkul mereka dan mengajak terlibat dalam proyek strategis ini.

“Saya percaya mereka memiliki kapasitas besar. Karena itu, saya mengajak mereka bekerja bersama untuk menghadirkan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Tim pengembang terdiri dari talenta muda dengan latar belakang teknologi informasi. Bahkan, salah satu di antaranya memiliki pengalaman belajar di lingkungan perusahaan teknologi global. Meski identitas mereka belum dipublikasikan, kontribusi mereka mulai menunjukkan dampak nyata.

Dengan hadirnya Siap MBG, Nabire tidak hanya menjalankan program nasional, tetapi juga tampil sebagai pusat inovasi dari Papua. Aplikasi ini sekaligus menjawab kebutuhan akan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara, khususnya dalam program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Pada akhirnya, inovasi ini menegaskan bahwa Papua mampu melahirkan solusi besar untuk Indonesia. Dari dapur sederhana hingga sistem digital yang terintegrasi, semua bergerak dalam satu tujuan: memastikan setiap anak mendapatkan makanan bergizi melalui proses yang jujur, transparan, dan bertanggung jawab. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru