Tata Kelola SDA Disorot, KADIN Papua Tengah Perjuangkan Hak Masyarakat Adat

- Admin

Selasa, 14 April 2026 - 14:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Harapan akan pengelolaan sumber daya alam yang lebih adil kembali menguat di Papua Tengah. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah menyiapkan langkah strategis untuk memastikan masyarakat adat tidak lagi sekadar menjadi penonton di tanahnya sendiri.

Melalui diskusi panel yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026, KADIN Papua Tengah mengangkat isu krusial: implementasi Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui tambang rakyat.

Ketua KADIN Papua Tengah, Alexander Gonzales Gobai, menegaskan bahwa forum ini akan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan arah kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama. Karena itu, kami mengangkat tema implementasi Perdasus dan peningkatan PAD melalui tambang rakyat,” ujarnya di Nabire, Senin (13/4/2026).

Selama ini, lanjut Gobai, banyak wilayah kaya sumber daya alam justru belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat pemilik hak ulayat. Investor memang hadir, tetapi kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat masih jauh dari harapan.

Namun demikian, KADIN Papua Tengah melihat kondisi ini sebagai momentum perubahan. Organisasi tersebut kini mendorong penguatan regulasi agar masyarakat adat mendapatkan manfaat nyata dari aktivitas pertambangan.

“Ke depan, kami ingin masyarakat tidak hanya melihat aktivitas tambang, tetapi ikut mengelola dan menikmati hasilnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Patroli Humanis Jangkau SDN Bale di Pegunungan Bintang

Selain itu, KADIN Papua Tengah akan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas ESDM, serta unsur legislatif dalam diskusi tersebut. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan gambaran utuh mengenai wilayah tambang rakyat sekaligus memperkuat aspek regulasi.

Di sisi lain, KADIN juga mengajak masyarakat membangun kekuatan ekonomi kolektif melalui koperasi. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan posisi tawar masyarakat saat bekerja sama dengan investor.

Dengan kata lain, koperasi tidak hanya menjadi wadah formal, tetapi juga menjadi simbol kemandirian ekonomi masyarakat adat.

“Ketika masyarakat memiliki wadah yang legal dan terorganisir, mereka bisa berdiri sejajar dengan investor. Semua pihak akan mendapatkan manfaat secara adil,” jelas Gobai.

Lebih jauh, upaya ini bukan sekadar bicara angka PAD atau investasi. Di balik itu, terdapat harapan besar agar hasil sumber daya alam dapat membiayai pendidikan anak-anak, meningkatkan layanan kesehatan, dan memperkuat kesejahteraan keluarga.

Pada akhirnya, KADIN Papua Tengah ingin memastikan bahwa pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan keadilan sosial. Diskusi panel ini diharapkan menjadi langkah awal menuju tata kelola tambang rakyat yang legal, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat adat.

“Ini tentang masa depan. Masyarakat harus menjadi tuan di negeri sendiri, bukan sekadar penonton,” tutup Gobai. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT