Dukung Swasembada Pangan, Polsek Makimi Bantu Proses Dros Jagung Kering

- Admin

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Makimi IPTU Samuel Picauly bersama personel Polsek Makimi mendampingi Kelompok Tani Mekar Tani saat melakukan proses dros atau pemipilan jagung kering di Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Sabtu (6/6/2026). Dok_Andi NT

Kapolsek Makimi IPTU Samuel Picauly bersama personel Polsek Makimi mendampingi Kelompok Tani Mekar Tani saat melakukan proses dros atau pemipilan jagung kering di Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Sabtu (6/6/2026). Dok_Andi NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Polsek Makimi terus menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung petani di wilayah binaan.

Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat saat personel Polsek Makimi mendampingi proses dros atau pemipilan jagung kering milik Kelompok Tani Mekar Tani di Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Sabtu (6/6/2026).

Kapolsek Makimi IPTU Samuel Picauly memimpin langsung kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIT tersebut bersama sejumlah personel Polsek Makimi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan pendampingan itu menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung program swasembada pangan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di Papua Tengah.

Kelompok Tani Mekar Tani yang merupakan kelompok binaan Polda Papua Tengah saat ini dikelola oleh Ridwan.

Pada masa panen kali ini, kelompok tani tersebut berhasil melakukan pemipilan jagung kering dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar empat ton.

Para petani memanfaatkan mesin pemipil jagung semi modern untuk mempercepat proses pengolahan hasil panen.

Baca Juga:  Nobar “Pesta Babi” di Asrama Puncak Nabire, Norton Karubuy: Film Ini Buka Kesadaran Generasi Papua tentang Hak Masyarakat Adat

Penggunaan alat tersebut membantu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam proses pemisahan biji jagung dari tongkolnya.

Kapolsek Makimi IPTU Samuel Picauly mengatakan bahwa kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di wilayah pedesaan.

Selain memberikan pendampingan, personel Polsek Makimi juga mendorong para petani agar terus meningkatkan produktivitas lahan serta memanfaatkan teknologi pertanian yang dapat mendukung hasil panen lebih optimal.

Melalui kolaborasi antara petani, pemerintah, dan aparat keamanan, diharapkan program swasembada pangan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Kabupaten Nabire dan Papua Tengah secara umum.

Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan antara petani dan personel kepolisian yang hadir mendampingi proses pengolahan hasil panen. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah
Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:53 WIT

Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran

Berita Terbaru