Setahun Berjalan, CFD Nabire Jadi Ikon Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM

- Admin

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPPKAD Papua Tengah Alexander Manansang mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa saat menghadiri peringatan satu tahun Car Free Day (CFD) di Jalan Pepera, Nabire, Sabtu (13/6/2026). CFD yang mengusung program

Kepala BPPKAD Papua Tengah Alexander Manansang mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa saat menghadiri peringatan satu tahun Car Free Day (CFD) di Jalan Pepera, Nabire, Sabtu (13/6/2026). CFD yang mengusung program "Ko Harus Sehat" menjadi ruang publik sehat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM. Dok_Alvi. NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Ruang publik yang sehat mampu menghadirkan lebih dari sekadar aktivitas olahraga. Selama satu tahun terakhir, Car Free Day (CFD) di Jalan Pepera, Kabupaten Nabire, telah menjadi wadah yang mempertemukan semangat hidup sehat, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta kebersamaan warga Papua Tengah dalam satu kawasan yang produktif dan inklusif.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperingati satu tahun pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Pepera, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 17.30 WIT hingga 20.15 WIT itu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati kawasan CFD.

Peringatan tersebut dihadiri Kepala Badan Pengelola Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Provinsi Papua Tengah Alexander Manansang yang mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dr. Agus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Alexander Manansang mengapresiasi dukungan masyarakat yang selama setahun terakhir ikut menjaga dan mematuhi aturan pelaksanaan CFD.

“Hari ini genap satu tahun Car Free Day di Kabupaten Nabire, tepatnya di Jalan Pepera. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan CFD ini. Kehadiran CFD terbukti memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Nabire,” ujarnya.

Selain itu, Alexander menilai tingginya partisipasi masyarakat pada peringatan satu tahun CFD menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan warga.

Apalagi kegiatan tersebut berlangsung di tengah euforia Piala Dunia 2026 yang turut mewarnai suasana CFD.

Ia mengaku melihat banyak warga mengenakan jersey tim nasional favorit mereka sebagai bentuk dukungan terhadap pesta sepak bola dunia.

Menurutnya, kebersamaan seperti itu menjadi modal penting dalam menjaga keamanan, persatuan, dan keharmonisan masyarakat di ibu kota Provinsi Papua Tengah.

“Mari kita terus menjaga keamanan Kota Nabire dan tetap menjaga kekompakan dalam suasana Piala Dunia ini,” katanya.

Selanjutnya, Alexander mengajak masyarakat untuk mendukung para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sepanjang kawasan CFD.

“Jangan lupa berbelanja di UMKM yang ada di CFD agar perekonomian Nabire semakin berkembang dan masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan ini,” ujarnya.

Usai kegiatan, Alexander menjelaskan bahwa pemerintah awalnya menghadirkan CFD sebagai ruang publik bebas polusi dan sarana olahraga masyarakat.

Baca Juga:  Nobar “Pesta Babi” di Asrama Puncak Nabire, Norton Karubuy: Film Ini Buka Kesadaran Generasi Papua tentang Hak Masyarakat Adat

Namun seiring waktu, CFD berkembang menjadi pusat interaksi sosial yang menghadirkan berbagai manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, kawasan CFD kini menjadi tempat masyarakat memperoleh informasi pendidikan, kesehatan, serta berbagai program pembangunan. Di sisi lain, para pelaku UMKM juga mendapatkan peluang usaha baru yang terus berkembang setiap pekan.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen melanjutkan program CFD sebagai bagian dari upaya membangun Nabire sebagai ibu kota provinsi yang sehat, tertata, dan produktif.

“Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Bapak Gubernur Papua Tengah sehingga akan terus kami lanjutkan,” katanya.

Alexander juga mengungkapkan bahwa perputaran ekonomi di kawasan CFD menunjukkan tren positif. Banyak warga memanfaatkan momentum tersebut untuk membuka usaha dan menambah penghasilan keluarga.

“CFD bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka lapangan usaha baru dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dr. Agus menegaskan bahwa CFD merupakan bagian dari kampanye kesehatan Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui program “Ko Harus Sehat”.

Menurutnya, masyarakat perlu memanfaatkan CFD sebagai momentum untuk membangun kebiasaan hidup sehat melalui olahraga rutin dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita harus hidup sehat. Semua masyarakat Kota Nabire harus memanfaatkan CFD untuk berolahraga minimal seminggu sekali. Kalau ada waktu, jangan hanya saat CFD saja, tetapi tetap rutin berolahraga dan menjaga kebersihan. Intinya, kita harus hidup sehat,” tegasnya.

Terkait usulan masyarakat agar CFD dilaksanakan pada Sabtu sore atau hari Minggu karena sebagian besar warga bekerja dari Senin hingga Sabtu, Alexander menyatakan pemerintah akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui pembahasan bersama instansi terkait.

Menurutnya, masukan masyarakat merupakan bagian penting dalam pengembangan CFD agar semakin memberikan manfaat bagi seluruh warga Nabire.

Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, CFD di Jalan Pepera tidak hanya menjadi simbol gerakan hidup sehat, tetapi juga menjadi ruang yang memperkuat ekonomi rakyat, mempererat hubungan sosial, dan membangun optimisme bersama.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat, CFD diharapkan terus tumbuh sebagai wajah baru Nabire yang sehat, aman, dan berdaya saing. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah
Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:53 WIT

Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran

Berita Terbaru